nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Klarifikasi Isu "Barter Perkara" di Balik Foto Novel & Anies Baswedan

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 03 Oktober 2019 20:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 03 337 2112592 kpk-klarifikasi-isu-barter-perkara-di-balik-foto-novel-anies-baswedan-JsDZ4hmjkh.jpg Juru Bicara KPK Febri Diansyah

JAKARTA‎ - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklarifikasi beredarnya foto penyidiknya, Novel Baswedan dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang seolah-olah dikaitkan dengan sebuah lembaran yang tertulis 'tanda bukti penerimaan laporan atau informasi dugaan tindak pidana korupsi'.

Menurut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, foto tersebut bentuk serangan dan penyebaran informasi yang tidak benar karena dapat membentuk wacana negatif tentang lembaga antirasuah, utamanya terhadap Novel Baswedan.

"KPK memastikan dua hal tersebut tidak berhubungan. Perlu kami tegaskan, pengaduan masyarakat ‎bersifat tertutup dan diproses di Direktorat Pengaduan Masyarakat yang berada di bawah Kedeputian PIPM," kata Febri melalui pesan singkatnya, Kamis (3/10/2019).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Febri menambahkan, Kedeputian PIPM berbeda jalur dengan tempat Novel Baswedan bertugas yakni di Direktorat Penyidikan pada Kedeputian Bidang Penindakan.

"Sehingga, tidak memungkinkan bagi seorang Penyidik untuk mengetahui apalagi mempengaruhi proses telaah dan analisis di Direktorat Pengaduan Masyarakat," imbuhnya.

Dari hasil penelusuran di twitter, pemilik akun@YohanesPatty2 membuat cuitan yang ditujukan untuk akun resmi KPK terkait foto Novel Baswedan dengan Anies Baswedan di sebuah Masjid.

Foto Novel dan Anies tersebut disandingkan dengan dua gambar lainnya yakni tanda bukti laporan atau informasi dugaan ‎tipikor serta pernyataan Anggota Pansus KPK DPR RI, Eddy Kusuma Wijaya.

Tiga foto tersebut dibumbui dengan tulisan 'CC@KPK_RI teruntuk Novel Baswedan. Kami rakyat akal sehat menanti klarifikasi jika ada barter perkara dengan modus intimidasi atau karena kekerabatan (KKN)‎ CC @KontraS @haris_azhar@antikorupsi @KomnasHAM Jangan ada dusta antara KPK dan Negara'

Novel Baswedan

Baca Juga : Mensesneg : UU KPK Masih Ada yang Typo

Berdasarkan klarifikasi Febri, peristiwa dalam foto tersebut terjadi setelah keduanya salat pada awal Juni 2017. Saat itu, Novel masih dalam proses perawatan mata setelah operasi di Singapura.

Sekadar informasi, Novel diserang dengan siraman air keras usai sholat subuh pada 11 April 2017 lalu. Satu hari kemudian, Novel dilarikan ke RS di Singapura untuk mendapatkan tindakan medis.

"Artinya pada awal Juni 2017 itu, Novel masih berada dalam perawatan intensif. Ada banyak pihak yang mengunjungi atau membesuk Novel di Singapura, termasuk Anies Baswedan yang masih memiliki hubungan saudara dengan Novel," tuturnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini