nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahmad Muzani Pantang Mundur dari Pencalonan Ketua MPR

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 03 Oktober 2019 19:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 03 337 2112576 ahmad-muzani-pantang-mundur-dari-pencalonan-ketua-mpr-ZSgzXIPNij.jpg Ahmad Muzani (Foto: Harits Tryan)

JAKARTA - Partai Gerindra dengan calonnya Ahmad Muzani masih bersikeras ingin menduduki kursi Ketua MPR. Meski pesaingnya, politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) sudah mendapatkan dukungan delapan fraksi dan DPD.

Keputusan pantang mundur itu diungkapkan sendiri oleh Muzani yang juga Sekjen Partai Gerindra di sela rapat musyawarah mufakat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/209).

“Kamu pun tetap ingin bahwa Ketua MPR diajukan oleh Fraksi Partai Gerindra,” katanya.

Baca Juga: Ahmad Muzani Minta Restu Ketum PBNU Sebelum Pemilihan Ketua MPR

Diakui Muzani, pihaknya memang menyetujui proses pemilihan Ketua MPR melalui musyawarah mufakat. Namun, bila Ketua MPR nantinya tidak dikehendaki Gerindra, dia mengusulkan untuk melakukan voting.

“Tetapi persoalannya siapa menyepakati siapa. Kalau mekanisme musyawarah mufakat kita dipaksa untuk menyetujui ketua yang bukan kita ingin. Tapi jika ini tidak dikehendaki ya kita voting saja,” tuturnya.

DPR/MPR

Muzani berujar hasil sementara dalam rapat mufakat ini akan disampaikannya kepada Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. Mengingat, mantan Danjen Kopassus itu sudah memberikan pesan agar kursi MPR berada di tangan Gerindra.

“Pak Prabowo yang memberi mandat kepada kami untuk menjadi Ketua MPR di lembaga ini. Karena itu, rapat memberi waktu kepada Fraksi Gerindra untuk menyampaikan berita dan kabar ini. Situasi dan perkembangan ini, kepada Partai Gerindra untuk mengkomunikasikan kepada ketua dewan pembina dan kepada seluruh anggota Fraksi Partai Gerindra,” tuturnya.

Sekedar informasi, saat ini sudah ada delapan fraksi dan satu unsur kelompok DPD yang menyatakan mendukung Bamsoet untuk menjadi ketua MPR periode 2019-2024. Mereka adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai NasDem, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN) dan dari unsur DPD.

Baca Juga: DPD Ikut Dukung Bamsoet Jadi Ketua MPR

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini