nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Bom Molotov, Abdul Basith Dikenal sebagai Dosen Baik

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 03 Oktober 2019 15:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 03 337 2112435 kasus-bom-molotov-abdul-basith-dikenal-sebagai-dosen-baik-E1OCBCUJCO.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Rektor IPB Arif Satria mengungkapkan tersangka pemilik bom molotov Abdul Basith dikenal sebagai dosen yang sangat baik dan suka menolong orang lain.

"Sehari-hari dia termasuk dosen yang sangat baik, suka menolong, kemudian aktif sebagai motivator dan kemudian sangat menginspirasi memiliki kemampuan retorika yang sangat baik dan sebagainya," ujar Arif di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Arif tak menduga oknum dosen di kampus yang dipimpinnya diduga terlibat ingin mengacaukan aksi demonstrasi Mujahid 212 bertajuk Selamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Rektor IPB Arif Satria (Foto : Okezone/Fakhri)

"Sehingga orang tak duga juga terjadi hal seperti ini, mengapa Pak Abdul Basith terlibat dan sebagainya. Saya kira nanti lawyer dan polisi yang akan menjelaskan karena sudah masuk materi hukum," ujarnya.

Menurut Arif, Abdul Basith tidak ada terafilisi oranganisasi radikal lewat kampus. "Di kampus enggak, dia di luar," imbuhnya.

Arif memastikan, dosen di IPB akan melakukan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya setelah adanya peristiwa penangkapan okum dosen di kampusnya tersebut.

Baca Juga : Oknum Dosen IPB Pemilik Bom Molotov Diberhentikan Sementara

Ia pun menekankan agar seluruh civitas akademika IPB untuk berhati-hati dalam beraktivitas di masyarakat. "Nah kegiatan ke masyarakat itu lah saya kira ini perlu hati-hati dalam aktivitas di luar," lanjutnya.

"Nanti para dosen saya imbau aktivitas di luar harus hati-hati, harus kritis terhadap segala pandangan baru dan juga para dosen harus tahu politik, harus melek politik," tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini