nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Polisi Bawa Senpi Saat Amankan Demo di Kendari

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 03 Oktober 2019 14:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 03 337 2112422 6-polisi-bawa-senpi-saat-amankan-demo-di-kendari-uwUhpYEikB.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Tim investigasi Polri mengungkap ada 6 anggota polisi yang membawa senjata api (senpi) saat demo mahasiswa di DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berujung ricuh. Keenam anggota polisi ini diperiksa Propam Polri terkait tewasnya mahasiswa karena tertembak.

"Kami tetapkan enam anggota jadi terperiksa karena saat unras membawa senjata api," kata Kepala Biro Provost Divisi Propam Mabes Polri, Brigjen Hendro Pandowo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Polisi itu membawa senjata laras pendek jenis SNW dan HS. Tim investigasi masih memeriksa keenam polisi dari Polda Sultra dan Polres Kendari. Keenam polisi itu berinisial DK, GM, MI, MA, H dan E.

Baca Juga: Seorang Ibu Terkena Tembakan saat Ricuh Demo Mahasiswa di Kendari

"Ini kita dalami kenapa senjata itu dibawa saat pengamanan unras, padahal sudah disampaikan kapolri untuk tidak bawa senjata," ujar Hendro.

Tim Mabes Polri menelusuri penembak mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, Sultra. Randi dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan senjata saat pengamanan demo mahasiswa.

Ilustrasi

Dalam olah TKP di Jalan Abdullah Silondae, Kendari, polisi menemukan tiga buah selongsong peluru di saluran drainase di depan kantor Disnakertrans Sultra, Sabtu 28 September.

Randi tewas tertembak dalam demo berujung bentrok dengan polisi di depan gedung DPRD Sultra, Kendari, Kamis 26 September. Gabungan tim dokter forensik yang melakukan autopsi memastikan Randi tewas karena terkena tembakan senjata api.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini