Kasus Grup WhatsApp STM, Orang yang Ditangkap Bertambah Jadi 7

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 02 Oktober 2019 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 02 337 2112044 kasus-grup-whatsapp-stm-orang-yang-ditangkap-bertambah-jadi-7-orang-35fKUqNxtT.jpg Karo Penmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Orang yang ditangkap terkait kasus dugaan penghasutan atau provokasi di Grup WhatsApp (WA) para pelajar STM bertambah menjadi tujuh orang. Mereka berperan sebagai kreator dan admin dalam grup aplikasi pesan tertulis tersebut.

Adapun peran ketujuh orang itu,  Robbyansyah (17) selaku kreator Grup WA STM/K Bersatu, Mohamad Pebri (18) admin Grup WA STM-SMK se-Nusantara, Wildan Rohmatullah (17) admin Grup WA SMK-STM se-Jabodetabek.

Baca Juga: Kasus Grup Whatsapp STM, 5 Orang Ditangkap dari Kreator hingga Buzzer

Lalu, Didim Hidayat (17) selaku admin Grup WA Jabodetabek Demokrasi, Muhamad Amir Muksin (29) admin Grup STM se-Jabodetabek, KS (16) admin Grup WA SMK-STM se-Jabodetabek, dan Dian Affandi (32) admin Grup WA SMK-STM.

"Telah diamankan beberapa orang atau admin, seperti di Garut, Bogor, Subang, dan Batu-Malang yg sampai saat ini masih dalam tahap penyidikan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam jumpa pers dikantornya, Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2019).

Demo pelajar

Dedi menjelaskan, dari dugaan sementara, motif para pelaku untuk menghimpun kekuatan dan mengajak pelajar STM lainnya agar ikut turun ke jalan melakukan demonstrasi di Gedung DPR-MPR.

"Mengirimkan Link WAG STM/K BERSATU agar buat ramai-ramai siswa STM/K mengikuti ajakan berdemo Di Gedung MPR/DPR Jakarta," ujar Dedi.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 160 KUHP terkait dengan penghasutan melakukan tindakan kekerasan terhadap penguasa umum dengan ancaman enam tahun penjara.

Baca Juga: Polisi Tangkap Kreator Grup Whatsapp STM 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini