nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seskab: Usulan Pelantikan Presiden Maju Sehari Bukan dari Istana

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 02 Oktober 2019 14:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 02 337 2111964 seskab-usulan-pelantikan-presiden-maju-sehari-bukan-dari-istana-WWrmrq8tGW.jpg Seskab Pramono Anung (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyatakan, usulan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Pilpres 2019 dimajukkan sehari atau pada 19 Oktober 2019 bukan berasal dari Istana. Namun, ia tak menjelaskan detail siapa yang pertama kali mengusulkan hal tersebut.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menerangkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat memahami soal ketatanegaraan. Sehingga akan mengikuti prosesi pelantikan pada Minggu 20 Oktober 2019.

"Tentunya Presiden memahami tentang ketatanegaraan. Menyampaikan kan bukan dari Istana. Tapi yang mendengar-mendengar, sehingga itu tidak ada," ujar Pramono di Gedung Setneg, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Baca Juga: Soal Waktu Pelantikan Presiden, PDIP: Jokowi Taat Aturan

Jokowi-Maruf Amin

Pramono memastikan pelantikan presiden dan wakil presiden akan sesuai jadwal karena periodesasi DPR dan periodesasi pemerintahan itu sudah fix lima tahun.

"(Jadi) enggak boleh maju sehari, enggak boleh mundur sehari. Jadi tetap akan berlangsung 20 Oktober sesuai jadwal KPU," tuturnya.

Baca Juga: Jokowi Terima Relawan Pendukungnya di Istana

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini