Cerita Ibu yang Jemput Anaknya di Polda Metro Pasca-Demo Ricuh

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 01 Oktober 2019 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 01 337 2111653 cerita-ibu-yang-jemput-anaknya-di-polda-metro-pasca-demo-ricuh-SI19ZAJgUG.jpg Nurainingsih saat menjemput anaknya di Polda Metro (foto: Okezone.com/Reza)

JAKARTA - Nurainingsih (56) tak kuasa menahan air matanya saat melihat Nur Hidayat (23) bertelanjang dada di Gedung Sabhara Polda Metro Jaya. Keduanya berpelukan dan mengucap syukur karena masih bisa bertemu.

Ya, Nur Hidayat merupakan satu di antara sekian banyak massa pendemo yang ditangkap polisi. Ia merupakan mahasiswa salah satu universitas swasta yang diringkus aparat saat demo berujung kericuhan kemarin malam.

Setelah diringkus, Hidayat diamankan di Mapolda Metro Jaya. Setelah itu polisi mempersilahkan pihak keluarga menjemputnya bila ingin bebas.

 Baca juga: Pasca-Demo Rusuh di DPR, Total 649 Orang Ditangkap Polisi

Demo di DPR

Nurainingsih mengaku tak tahu anaknya berangkat ke sekitaran gedung DPR/MPR untuk berdemo. Sesaat setelah mendengar kabar anaknya ditangkap, perempuan paruh baya itu langsung terkulai lemas.

"Ya amburadul lah. Saya dari semalem belum makan. Dia sudah tidak punya bapak. Lemes banget ya Allah," ucap Nurainingsih di Mapolda Metro Jaya, Selasa (1/10/2019).

Kini, Nurainingsih bersyukur masih diberi kesempatan untuk bertemu anaknya yang sudah dibebaskan. Ia lalu memeluk anaknya erat-erat sebagai bentuk rasa sayangnya yang tidak terhingga.

 Baca juga: Aliansi BEM Seluruh Indonesia Akan Geruduk Gedung DPR

Sementara itu, Nur Hidayat mengaku tidak ikut-ikutan dalam insiden kericuhan kemarin malam. Ia mengaku mengikuti jalannya aksi ketika penyampaian pendapat. Setelah bentrokan pecah, Hidayat langsung menjauh dari kerumunan.

"Kalau lempar-lemparan saya tidak ikut. Kalau orasinya saya ikut," ucapnya.

Hidayat kemudian bergegas ke arah Senayan City untuk mengambil motornya yang diparkir di sana. Namun sayang, ketika tengah melintas di depan Polda Metro Jaya, Hidayat langsung diringkus oleh petugas. Kebetulan di depan markas polisi itu sedang terjadi bentrokan pula.

"Di sini persis (depan Polda) mau pulang tiba-tiba diamanin. Niatnya mau ke arah Senayan City taruh motor di sana. Baru sampe sini udah diringkus," ucapnya.

 Demo di DPR

Diwartakan sebelumnya, polisi menangkap 649 orang yang diduga provokator dalam demonstrasi berujung kerusuhan di kawasan gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin 30 September 2019 malam.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan 649 orang tersebut diringkus oleh jajaran Polda Metro Jaya dan polres.

Dedi memerinci, Ditreskrimum menangkap sebanyak 258 orang. Kemudian Ditreskrimsus 40 orang dan Ditresnarkoba sebanyak 82 orang. Total di sana ada 380 orang.

 Demo di DPR

"Jadi jumlah di Polda ada 380 orang," kata Dedi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019).

Sementara itu, Polres Jakarta Utara menangkap 36 orang, Polres Jakarta Pusat 63 orang, dan Polres Jakarta Barat sebanyak 170 orang. Dengan demikian total demonstran yang ditangkap polisi sebanyak 649 orang.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini