Sebagian Massa Aksi BEM SI dan HMI Mulai Bubarkan Diri dari DPR

Muhamad Rizky, Okezone · Selasa 01 Oktober 2019 18:47 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 01 337 2111643 sebagian-massa-aksi-bem-si-dan-hmi-mulai-bubarkan-diri-dari-dpr-UpCnlCh1yh.jpg Massa aksi mahasiswa mulai membubarkan diri dari sekitar Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (1/10/2019). (Foto : Okezone.com/Muhamad Rizky)

JAKARTA – Sebagian massa aksi yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan kelompok massa lainnya mulai membubarkan diri dari lokasi aksi yakni sekitar Gedung DPR/MPR RI. Mereka mundur perlahan sebelum azan magrib berkumandang.

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, Selasa (1/10/2019), sebagian massa bubar sebelum matahari terbenam. Namun, sebagian di antara mereka masih ada yang memilih bertahan.

Salah seorang mahasiswa dari BEM SI Se-Bogor mengatakan, sesuai kesepakatan mereka hanya melakukan aksi hingga pukul 17.00 WIB atau paling lambat selepas magrib sudah kembali.

"Kita kan dari pagi sudah sampaikan apa yang menjadi tuntutan kita. Sekarang sesuai kesepakatan kita pulang," tuturnya saat ditemui di lokasi, Selasa (1/10/2019).

Massa aksi dari Aliansi BEM Se-Bogor saat aksi di sekitar Gedung DPR MPR tolak UU KPK dan RKUHP, Selasa (1/10/2019). (Foto : Okezone.com/Muhamad Rizky)

Ia mengatakan, mahasiswa yang bubar tersebut dari berbagai kampus di Kota Bogor, Jawa Barat, seperti UIKA, UNB, STIE Dewantara,

STIE Kesatuan, STIE Binaniaga, Pol Bangtan, dan Universitas Pakuan.

"Ini rencananya kita mau ke Stasiun Palmerah naik kereta. Cuma belum tahu apakah ada kereta atau tidak," ucapnya.


Baca Juga : Sore Hari, Massa Mahasiswa Terus Berdatangan ke DPR

Selain mahasiswa dari Bogor, massa dari HMI juga tampak mulai membubarkan diri. Mereka pulang tampak menaiki Metro Mini dan langsung pulang. Selain itu, terlihat pula sejumlah mahasiswa bubar dengan menumpang truk.

Pada aksi kali ini, tuntutan mahasiswa masih sama seperti sebelumnya yakni menyoal RUU yang dinilai bermasalah seperti RKUHP, RUU Pertanahan, UU KPK, dan meminta pemerintah mengusut tuntas perihal jatuhnya korban akibat kekerasan aparat.


Baca Juga : Imbas Demo, Karyawan Sekitaran Slipi Juga Dipulangkan Lebih Cepat

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini