nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fahri Hamzah : Aku Pamit Kawan, Ada Generasi Baru di Ruang Sidang & Jalanan

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Selasa 01 Oktober 2019 12:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 01 337 2111426 fahri-hamzah-aku-pamit-kawan-ada-generasi-baru-di-ruang-sidang-jalanan-iave1KuHUB.jpg Fahri Hamzah (dok. Okezone)

JAKARTA - Dengan dilatiknya 711 anggota MPR periode 2019-2024 yang terdiri dari 575 anggota DPR dan 136 anggota DPD resmi dilantik hari ini, Selasa (1/10/2019), Fahri Hamzah pun pamitan dari Gedung Kura-Kura.

"Aku pamit kawan, majulah kalian ke depan. Ada generasi baru di dalam ruang sidang dan ada generasi baru di jalanan. Berdebatlah kalian. Kalian harus berlatih menggunakan pikiran. Jangan undang kekerasan masuk ruang perdebatan nanti kita semua menyesal," tulis Fahri Hamzah di akun Facebooknya.

Fahri pun memgenang saat dirinya ikut menggugat rezim orde baru. "Saat itu para demonstran jalanan hari ini belum lahir ke atas dunia ini," kata Fahri.

Ilustrasi

Dia mengatakan, rezim itu kuat luar biasa. Tidak ada gas air mata, yang ada adalah peluru tajam. Ia dan teman sejawatnya lahir pada saat bangsa ini bungkam dan tertutup awan gelap ketakutan.

"Alhamdulillah, 20 tahun ini reformasi lahir dan tumbuh menjadi kenyataan tapi demokrasi kita tetap memerlukan perjuangan. Tidak ada yang datang dari langit semua wajib diperjuangkan. Dan 15 tahun terakhir saya mencoba membangun kepercayaan. Hingga dipilih mendapat kepercayaan," tulisnya.

Baca Juga : 711 Anggota MPR Periode 2019-2024 Resmi Dilantik

Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada warga Nusa Tenggara Barat yang memilihnya dengan suara yang terus mengalami tambahan.

"Saya percaya bahwa kepercayaan itu mahal dan saya telah mengakhirinya dengan baik. Saat saya tidak maju banyak warga NTB bertanya, kenapa tak maju lagi? Rasanya cukup untuk sementara menyertai 20 tahun masa transisi. 1998-2018 dan 1999-2019 seperti menjadi angka baik bahwa 20 tahun ini adalah masa awal formasi negara demokrasi yang masih belia. Akan ada gejolak yang mengantarkan kita pada keseimbangan baru. Sebuah kematangan," ujarnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini