Jalur Dialog Dianggap Lebih Baik Ketimbang Demo Berujung Kericuhan

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 01 Oktober 2019 02:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 01 337 2111265 jalur-dialog-dianggap-lebih-baik-ketimbang-demo-berujung-kericuhan-a980EzuNUn.jpg Salah satu potret demonstrasi di Gedung

TRENGGALEK – Demonstrasi penolakan terhadap Revisi UU Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengemuka di berbagai daerah di Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Trenggalek.

Ribuan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Trenggalek turun ke jalan, Senin 30 September 2019 siang.

Berkaca dari demo yang berakhir ricuh di Gedung DPR RI, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin berharap demonstrasi dapat berlangsung dengan damai dan tertib, tanpa ada kerusuhan dan kekerasan. "Harga demokrasi kita terlalu mahal. Jangan sampai berikan ruang kepada perusuh provokator," ujarnya.

Aksi Demonstrasi di Gedung DPR Berakhir Ricuh

Arifin menambahkan, jalur dialog dalam menyampaikan aspirasi jauh lebih baik ketimbang diwarnai kericuhan dan kekerasan. Pasalnya, dengan dialog solusi akan mudah ditemukan.

Dia pun berencana menemui massa aksi yang akan kembali turun ke jalan hari Selasa, 1 Oktober 2019.

"Saya berjanji, aspirasi apapun yang masyarakat sampaikan akan saya sampaikan kepada para pemangku kebijakan secara berjenjang. Pokoknya, besok Pukul 14.00 WIB saya sudah siapkan waktu untuk menemui massa aksi," ucapnya.

Ipin sangat mengapresiasi dan mendukung masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini