nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pascagempa M6,5 di Ambon, BNPB Upayakan Masyarakat Kembali ke Rumah

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Senin 30 September 2019 08:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 30 337 2110853 pascagempa-m6-5-di-ambon-bnpb-upayakan-masyarakat-kembali-ke-rumah-znWgF9UhAR.jpg Warga terdampak gempa di Ambon, Maluku (Foto: BNPB)

JAKARTA - Masyarakat masih memilih untuk bertahan di pengungsian pascagempa magnitudo 6,5 mengguncang Ambon, Maluku. Hingga saat ini, total pengungsi mencapai 247.239 jiwa.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengaku kesulitan mensosialisasikan agar masyarakat mau kembali ke rumah.

"Melihat kondisi terkini, beberapa tantangan masih dihadapi dalam penanganan darurat. Salah satunya perlu upaya intensif untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk segera kembali ke rumah masing-masing," ucap Agus dalam keterangan tertulisnya, Minggu 29 September 2019.

Baca Juga: Pascagempa M6,5, Pemerintah Ambon Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari

Meskipun terdapat ratusan ribu masyarakat yang mengungsi, Agus mengungkapkan telah mengirimkan tim pendukung dalam manajemen posko, dan dukungan logistik. "Serta peralatan yang telah tiba di Maluku. Di sisi lain, TNI mengoperaasionalkan rumah sakit lapangan di Kampus Darussalam, Maluku Tengah," kata Agus.

gempa Ambon

Adapun rincian pengungsi meliputi Kabupaten Seram Bagian Barat 111.434 jiwa, Maluku Tengah 108.000 jiwa dan Kota Ambon 27.805 jiwa.

Seperti diberitakan sebelumnya, pascagempa yang terjadi itu, korban meninggal dunia sebanyak 30 orang, dan jumlah rumah yang rusak mencapai 2.675. Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,5 itu mengguncang wilayah Ambon pada Kamis 26 September 2019 pukul 06.46 WIB.

Baca Juga: 2.675 Rumah Rusak Akibat Gempa Maluku M6,5

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini