nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rekonsiliasi Airlangga dan Bamsoet Muncul Tanpa Syarat

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Minggu 29 September 2019 07:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 29 337 2110605 rekonsiliasi-airlangga-dan-bamsoet-muncul-tanpa-syarat-X5mwMZv8JB.jpg Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto (Foto: Harits Tryan)

JAKARTA - Rekonsiliasi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo selaku Ketua DPR RI berlangsung pada Jumat 27 September 2019 muncul tanpa syarat. Sikap keduanya merupakan salah bagian dari dukungan partai untuk mendinginkan tensi politik di Tanah Air. 

Menurut Airlangga, membaiknya kondisi internal Golkar, maka partai berlambang pohon beringin ini siap terus bergerak mendukung dan mengamanakan agenda-agenda kenegaraan.

“Termasuk pelantikan anggota DPR RI dan MPR RI tanggal 1 Oktober nanti. Terkait dengan pemilihan, baik itu di DPR mau pun di MPR, tentunya ini juga menjadi bagian dari konsolidasi Partai Golkar,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu 28 September 2019.

Baca Juga: Airlangga Usulkan Bamsoet Jadi Ketua MPR 

Airlangga mengatakan akan mendukung potensi kader yang ada, mengingat di tubuh Golkar terdapat sejumlah kader dari berbagai daerah yang siap diorbitkan menjadi pemimpin di parlemen. Namun, ia tak menyebut adanya kemungkinan pembagian kekuasaan dengan Bamsoet.

“Tentunya Partai Golkar dengan support dari kader partai seluruhnya, dari Sabang sampai Merauke, dari Mianggas sampai Pulau Rote, kita akan bersama-sama dengan anggota koalisi yang lain mendukung pemerintah. Di tengah situasi seperti ini, maka Golkar harus menunjukkan ketenangan berpolitik. Kita mementingkan kepentingan nasional, kepentingan Republik Indonesia,” katanya.

 Airlangga dan Bamsoet

Diharapkan Airlangga, rekonsiliasi dan konsolidasi yang dilakukan dapat membuat Golkar semakin merapatkan barisan dalam menghadapi persoalan bangsa, terutama yang terjadi belakangan ini.

Baca Juga: Airlangga-Bamsoet Sepakat Konsolidasi Internal di Tengah Tingginya Suhu Politik 

Sementara Bamsoet menuturkan, dengan mengambil keputusan untuk menghilangkan perbedaan dan persaingan di internal Golkar, ia bersama Airlangga meyakini dapat menuntaskan berbagai persoalan yang dihadap partai.

“Saya mengambil keputusan hari ini dan menyatakan menghilangkan perbedaan, menghilangkan persaingan dan membangun narasi yang sama di Partai Golkar. Saya bersama ketua umum Airlangga Hartarto saling memahami bila kami berdua kompak maka persoalan apa pun yang dihadapi partai kami bisa diselesaikan,” kata Bamsoet.

Bamsoet menyampaikan pada Airlangga, bahwa tetap mendukungnya menjadi ketua umum pada Munas Desember mendatang. Pernyataan tersebut direspons positif Airlangga, karena keduanya meyakini jika persatuan di antara mereka terwujud, bukan hanya Golkar yang makin kuat, namun juga bangsa Indonesia.

Rekonsiliasi tersebut bisa terjadi tanpa harus menonjolkan kepentingan dan agenda masing-masing. Hal ini dianggap Menteri Perindustrian itu sebagai sesuatu yang membanggakan karena dengan statement dari Bamsoet, bahwa Golkar memilih untuk konsolidasi internal di tengah situasi politik yang kurang kondusif.

Airlangga pun bersyukur bila Bamsoet dengan pendukungnya bisa berlapang dada menerima apa pun hasil rekonsiliasi dan konsolidasi.

“Terima kasih pada Pak Bambang Soesatyo dan para pendukungnya. Kami akan merajut persatuan dan kesatuan, persaudaran dan persahabatan di antara kita. Maju terus Partai Golkar, maju terus bangsaku tercinta,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini