Dicky Wahyudi, Mahasiswa yang Tertabrak Kendaraan Taktis Polisi Dioperasi

Herman Amiruddin, Okezone · Sabtu 28 September 2019 23:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 28 337 2110537 dicky-wahyudi-mahasiswa-yang-tertabrak-kendaraan-taktis-polisi-dioperasi-YSzRa96zKb.jpg Momen Dicky Wahyu tertabrak kendaraan taktis polisi di Makassar, Sumsel. (Foto/YouTube)

MAKASSAR - Dicky Wahyudi (20), mahasiswa yang tertabrak kendaraan taktis polisi saat demonstrasi pada Jumat (27/9) di Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Sulawesi Selatan menjalani operasi tahap pemulihan.

Mila Tamrin, kerabat yang menunggu Dicky di lobi Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina, mengatakan bahwa Dicky merupakan warga Jalan Kubis, Makassar. Dia anak tunggal dari pasangan Tamsil dan Nurbaeti.

"[Dicky] Sedang menjalani penanganan medis dari tim dokter. Sekarang menunggu lagi dioperasi, tidak tahu juga bagaimana, tapi Dicky dalam keadaan sadar," ujar Mila, Sabtu (28/9/2019.

Baca juga: 14 Polisi Korban Demo Mahasiswa Masih Dirawat di RS Polri

Baca juga: Faisal Sudah Bisa Bicara dan Tersenyum, tapi Ingatannya Belum Pulih

Menurut Mila pihak keluarga tidak tahu pasti kondisi Dicky. Sebelumnya, keluarga mengetahui informasi Dicky ditabrak mobil polisi dari video yang tersebat di media sosial.

Semenatra Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bosowa (Unibos), Ewaldo Aziz mengungkapkan bahwa Dicky mengalami luka dada remuk dan wajah memar.

"Kami BEM Fakultas Hukum akan senantiasa mengawal, karena menurut pihak rumah sakit, mahasiswa ini juga dipenuhi cairan gas air mata," kata Ewaldo.

Foto/Okezone

Ia menjelaskan awal terjadinya mobil polisi menabrak Dicky. Saat itu sejumlah mahasiwa sedang berdemo di kawasan jembatan layang dan DPRD Sulsel, yang tak jauh dari kampus Unibos.

"Awalnya mahasiswa Unibos ikut aksi damai di depan kampus, Jalan Urip Sumoharjo. Unjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan DPR dan pemerintah, antara lain Revisi Undang-undang KPK," kata Ewaldo.

Setelah waktu salat Magrib, lanjut Ewaldi, ada kelompok massa demonstran yang provokatif. Bentrok dengan Kepolisian tidak terhindarkan.

Saat situasi ricuh, semua mahasiswa yang berkumpul di jalan dipukul mundur hingga ke depan Mal Nipah oleh polisi. Saat itu satu unit mobil baracuda polisi maju dan menabrak Dicky.

Kapolda Sulsel Irjen Guntur Laupe yang menjenguk Dicky sebelumnya mengatakan bahwa pada saat itu, polisi menembakkan gas air mata untuk memecah massa.

"Sebenarnya lampu dan rotator sama sirene (kendaraan) cukup besar. Situasi di lapangan juga lebih cepat dari yang bersangkutan itu," kata Guntur.

Ia menambahkan, selain Dicky, seorang tukang ojek juga tertabrak dan mengalami luka ringan.

"Kami berharap segera membaik," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini