Komisi III DPR: Penerbitan Perppu Tak Otomatis Membatalkan UU KPK yang Baru

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Sabtu 28 September 2019 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 28 337 2110501 komisi-iii-dpr-penerbitan-perppu-tak-otomatis-membatalkan-uu-kpk-yang-baru-KojdKHHl3E.jpg Arsul Sani.

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menilai, penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 32 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan opsi terakhir yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Namun kalau kita mengikuti hasil pertemuan dengan para tokoh masyarakat itu kannya ada tiga opsinya. Kan mengeluarkan Perppu itu opsi ketiga. Opsi pertamanya legislative riview, kedua judicial riview ke MK oleh masyatakat," ujar Arsul kepada Okezone, Sabtu (28/9/2019).

Penerbitan Perppu juga dianggapnya tak secara otomatis membatalkan UU KPK yang baru saja disahkan. Pasalnya, Perppu hanya menunda berlakunya hasil revisi UU KPK atau memperbaiki pasal-pasal yang dianggap melemahkan lembaga antirasuah tersebut.

Asrul menolak saat ditanya apakah PPP mendorong Jokowi melakukan legislative review untuk membatalkan UU KPK. Ia hanya menilai bahwa penerbitan Perppu merupakan pilihan terakhir yang bisa dilakukan Jokowi guna mencabut UU KPK.

Jokowi.

"Ya jangan pakai lebih mendorong. PPP melihat jalan keluar UU KPK itu bukan hanya Perppu tapi yang apa disampaikan Prof Mahfud itu ada tiga. Perppu itu opsi terakhir ya," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi memastikan bahwa pemerintah akan mengakaji penerbitan Perppu untuk mencabut pengesahan UU KPK setelah bertemu berbagai tokoh bangsa di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 26 September 2019.

"Berkaitan dengab UU KPK yang sudah disahkan oleh DPR, banyak sekali masukan yang diberikan kepada kita, utamanya masukan itu berupa, Perppu. Tentu saja ini kita hitung, kalkulasi dan nanti setelah itu akan kita putuskan dan sampaikan kepada senior-senior yang hadir pada sore hari ini," ujar Jokowi.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini