nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eks Aktivis 98: Tak Seharusnya BEM Tolak Ajakan Dialog Jokowi di Istana

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 28 September 2019 14:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 28 337 2110436 eks-aktivis-98-tak-seharusnya-bem-tolak-ajakan-dialog-jokowi-di-istana-QxQ8043tFi.JPG Diskusi Polemik MNC Trijaya Network di Jakarta (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA - Mantan aktivis 98, Hari Purwanto menyayangkan sikap para mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia yang menolak undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berdialog di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat 27 September 2019 kemarin.

"Kemarin presiden membuka ruang dialog, semestinya saat itu teman-teman, saran saya kepada adik-adik ini langsung melakukan konsolidasi dan menyambut ajakan tersebut," kata Hari dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk 'Demo Mahasiswa Aksi dan Substansi' di d'consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2019).

Menurut dia, mahasiswa tidak perlu khawatir ketika diajak berdiskusi dengan Kepala Negara. Sebab, saat inii merupakan era keterbukaan publik, di mana media pun juga memiliki peran untuk memantau jalannya pertemuan itu agar keadaan pertemuan itu tetap berlangsung transparan.

"Dan sekarang eranya keterbukaan, kenapa harus khawatir berkomunikasi dengan namanya pemerintah," ujarnya.

Polisi Kawal Demo

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno memastikan pertemuan Presiden Jokowi dengan para perwakilan BEM se-Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta batal terlaksana.

Pratikno menerangkan tak ada jadwal resmi pertemuan Jokowi dengan para mahasiswa yang telah menggelar aksi demonstrasi menolak Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

"Belum ada. Nanti ada beberapa pertemuan sore ini, tapi dengan BEM belum," ujar Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini