nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dandhy Laksono Dijerat UU ITE, Polisi Sebut Kasusnya Bukan Delik Aduan

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 27 September 2019 23:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 27 337 2110257 dandhy-laksono-dijerat-uu-ite-polisi-sebut-kasusnya-bukan-delik-aduan-o4Hkk7WSAR.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menjelaskan, kasus yang menjerat aktivis kemanusiaan, Dandhy Laksono (DBL) bukan delik aduan, sehingga polisi bisa membuat laporan sendiri.

"Jadi itu ada trending dalam influencer di situ ada 10 besar, di sana yang berkaitan dengan pembebasan di Papua. Dan itu bukan delik aduan dan polisi bisa membuat laporan sendiri," kata Argo kepada wartawan, Jumat (27/9/2019).

 Baca juga: Terjerat Kasus Ujaran Kebencian, Dandhy Laksono Terancam Dijerat UU ITE

Ditambahkan Argo, Sutradara film Sexy Killers itu dianggap telah memposting tentang situasi Papua, namun postingannya itu tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Berawal dari adanya postingan di media sosial milik tersangka DBL. Postingan itu dan tulisan di dalam akunnya itu mengambarkan kegiatan di Papua yang belum bisa di cek kebenarnannya. Di posting terus kegiatan itu," bebernya.

Dari postingan itulah yang mengantarkan polisi untuk menjemput DBL di kediamannya yang ada di Bekasi. Pasalnya posingan DBL berpotensi kegaduhan di masyarakat.

 Baca juga: Polda Metro Didesak Cabut Status Tersangka Dandhy Dwi Laksono

"Postingan itu, itu bisa membuat masyarakat itu mengandung ujaran kebencian dan unsur SARA postingannya itu. Makanya tadi malam kita lakukan penangkapan. Dan kemudian kita lakukan pemeriksaan dan jam 3 pagi kita pulangkan," ungkapnya.

Oleh karena itu, DBL terancam bakal dijerat pasal yang mengatur tentang UU ITE.

"Bersangkutan dikenakan Pasal 29 Ayat 2 dan Pasal 45 A Ayat 2 UU ITE, dengan 5 tahun ke atas," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini