nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kuasa Hukum Sayangkan Penahanan Imam Nahrawi

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 27 September 2019 19:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 27 337 2110239 kuasa-hukum-sayangkan-penahanan-imam-nahrawi-YlwthCKRHq.jpg Soesilo Ariwibowo, kuasa hukum Imam Nahrawi (Foto: M Rizky)

JAKARTA - Kuasa Hukum eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi (IMR) Soesilo Aribowo, menyayangkan penahanan kliennya. Menurutnya, tidak ada hal yang mendesak sehingga penahanan itu harus dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Pak IMR (Imam Nahrawi) sudah dilakukan penahanan oleh KPK. Dari penyidik cukup profesional cukup baik, memang kita sayangkan penahanan, tapi ini karena protap kita hormati juga dari KPK," kata Soesilo di Gedung KPK, Jumat (27/9/2019).

Baca Juga: Ditahan KPK, Imam Nahrawi Minta Doa agar Proses Hukumnya Lancar 

Menurut Soesilo, penahanan kepada mantan Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu tidak perlu. Sebab, kliennya itu tidak mungkin berusaha menghilangkan barang bukti.

"Karena sebetulnya Pak IMR sudah mengundurkan diri dari Menpora, tentunya kekhawatiran melarikan diri tidak mungkin, dan sudah dicegah ke luar negeri, mengurangi perbuatan dan sebagainya saya kira tidak akan terjadilah, saya berpandangan urgensinya tidak ada," tutur Soesilo.

Imam Nahrawi 

Imam ditahan selama 20 hari ke depan usai menjalani pemeriksaan kurang lebih 7 jam oleh penyidik KPK. Ia ditahan setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka bersama Asisten Pribadinya, Miftahul Ulum terkait kasus dugaan suap dana hibah KONI.

Imam sebagai Menpora diduga telah menerima uang senilai Rp26,5 miliar. Penerimaan uang itu dilakukan sebanyak dua kali.

Baca Juga: Pakai Rompi Oranye, Imam Nahrawi Resmi Ditahan KPK

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini