nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terjerat Kasus Ujaran Kebencian, Dandhy Laksono Terancam Dijerat UU ITE

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 27 September 2019 19:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 27 337 2110225 terjerat-kasus-ujaran-kebencian-dandhy-laksono-terancam-dijerat-uu-ite-uvAVy6r9q2.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo (foto: Okezone)

JAKARTA - Aktivis kemanusiaan, Dandhy Laksono (DBL) terancam bakal dijerat pasal berlapis yakni Pasal 29 Ayat 2, Pasal 45 A Ayat 2 UU ITE dengan ancaman lima tahun penjara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, penangkapan DBL berawal saat dirinya memposting tentang keadaan di Papua yang belum bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.

"Berawal dari adanya postingan di media sosial milik tersangka DBL. Postingan itu dan tulisan di dalam akunnya itu mengambarkan kegiatan di Papua yang belum bisa di cek kebenarnannya. Di posting terus kegiatan itu," kata Argo kepada wartawan, Jumat (27/9/2019).

Baca juga: Jokowi Langsung Tinggalkan Wartawan saat Ditanya Penangkapan Dandhy Laksono dan Ananda Badudu

Sejak itulah DBL langsung dijemput paksa di kawasan Bekasi Jawa Barat, karena polri menilai postingan DBL dianggap dapat menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

"Postingan itu bisa membuat masyarakat itu mengandung ujaran kebencian dan unsur SARA postingannya itu. Makanya tadi malam kita lakukan penangkapan. Dan kemudian kita lakukan pemeriksaan dan jam 3 pagi kita pulangkan," ungkapnya.

Baca juga: Amnesty International Minta Polisi Hentikan Kasus Dandhy Dwi Laksono dan Ananda Badudu

Oleh karena itu, DBL terancam bakal dijerat pasal yang mengatur tentang UU ITE.

"Bersangkutan dikenakan Pasal 29 Ayat 2 dan Pasal 45 A Ayat 2 UU ITE, dengan 5 tahun ke atas," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini