Polisi Buru Aktor Intelektual Kericuhan di DPR

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 27 September 2019 06:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 27 337 2109913 polisi-buru-aktor-intelektual-kericuhan-di-dpr-yIb9RfXDde.jpg Pos Polisi di dekat Stasiun Palmerah dibakar massa demo (Foto: Okezone.com/Harits)

JAKARTA - Unjuk rasa dalam penyampaian pendapat, baik dari mahasiswa dan pelajar yang dilaksanakan di Gedung DPR/MPR berakhir ricuh. Hal tersebut berlangsung selama dua hari berturut-turut.

Soal itu, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya tengah melakukan investigasi dan memburu siapa aktor intelektual kericuhan dalam dua aksi tersebut.

"Saat ini sedang diinvestigasi oleh Polri," kata Dedi kepada Okezone, Jumat (27/9/2019).

Gerbang tol di depan Gedung DPR (Foto: Okezone.com)

Dedi menduga ada pihak yang sengaja menimbrung sehingga mengacaukan situasi penyampaian pendapat oleh mahasiswa dan pelajar kepada terkait rancangan undang-undang (RUU).

"Perusuh sudah menunggangi demo-demo kemarin," tuturnya.

Baca Juga : Polisi Akan Selidiki Penyebab Tewasnya Mahasiswa di Kendari Sultra

Sebagaimana diketahui saat unjuk rasa mahasiswa bergerak pada 24 September 2019 di DPR berakhir ricuh saat sore hari. Akibatnya petugas harus menembakan gas air mata dan bentrok antara mahasiswa dengan aparat.

Satu hari kemudian, sekelompok pelajar yang terdiri dari pelajar SMA dan STM juga menggelar aksi di DPR/MPR. Gerakan yang disebut STM Melawan pun kembali terjadi kericuhan antara massa dengan aparat.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini