nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Identitas DPO Terorisme yang Ditangkap saat Demo Mahasiswa di Medan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 25 September 2019 13:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 25 337 2109125 ini-identitas-dpo-terorisme-yang-ditangkap-saat-demo-mahasiswa-di-medan-7XMMPrYVEc.jpg Ilustrasi penangkapan DPO terorisme. (Foto: Okezone)

MEDAN – Seorang pria yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus terorisme berinisial RSL alias Roni, warga Kota Medan, ditangkap polisi saat penanganan demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, pada Selasa 24 September 2019 sore.

Roni yang merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD), kelompok militan yang berafiliasi dengan ISIS, diduga ikut menjadi provokator unjuk rasa mahasiswa yang berujung kericuhan, penyerangan, perusakan, serta penganiayaan itu.

Baca juga: Kapolda Sumut: Demo Ricuh di Medan Ditunggangi DPO Kasus Terorisme

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan Roni menjadi buronan polisi lantaran diduga terlibat perencanaan penyerangan ke tempat ibadah syiah yang ada di Medan pada 9 Juni 2017.

Demo mahasiswa di Medan. (Foto: Wahyudi Aulia Siregar/Okezone)

Dalam kasus itu, polisi sebelumnya sudah menangkap tiga rekan Roni; yakni RV alias Reza, Az, dan JH alias Jhon.

Baca juga: Demo Mahasiswa Ricuh di Medan, Sejumlah Mobil Polisi Dirusak

"Mereka sudah melakukan i'dad (persiapan) penyerangan dengan berlatih menggunakan airsoft gun dan pisau lempar. Roni dan Jhon serta Reza sudah berlatih menembak di rumah Roni. Mereka menggunakan airsoft gun milik Az," sebut Tatan, di Medan, Rabu (25/9/2019).

Lebih lanjut dia menerangkan, Roni dan seorang lagi bernama Effendi pernah dicegah saat akan berangkat ke Suriah pada 2012. Kemudian pada 2014, Roni resmi menjadi anggota JAD Sumut setelah berbaiat kepada pimpinan ISIS, Abu Bakar al Baghdadi.

Baca juga: Viral Pengunjuk Rasa Dipukuli Aparat, Polda Sumut Periksa Empat Polisi

Sebelum ditangkap, kata Tatan, Roni sempat termonitor melakukan provokasi massa ketika Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) usai Pilpres 2019. Roni lalu kembali termonitor pada aksi demo elemen mahasiswa menolak RUU KUHP dan RUU KPK di Gedung DPRD Sumut.

"Saat ini kita telah berkoordinasi dengan Satgaswil Densus 88 AT untuk penanganan selanjutnya," tandas Tatan.

Baca juga: Alami Pendarahan Otak, Faisal Amir Mahasiswa Al Azhar Masih Dirawat di RS Pelni 

Ilustrasi terorisme. (Foto: Shutterstock)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini