Wiranto: Kita Bersyukur Hujan Buatan Berhasil, Titik Api Tinggal 1.129

Sarah Hutagaol, Okezone · Selasa 24 September 2019 17:35 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 24 337 2108774 wiranto-kita-bersyukur-hujan-buatan-berhasil-titik-api-tinggal-1-129-xrd3dCyzsM.jpg Wiranto. (Foto: Sarah Hutagaol/Okezone)

JAKARTA - Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto menyatakan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah Indonesia per tanggal 24 September 2019 telah menurun dari 3.322 jadi 1.129 titik.

"Kita bersyukur dengan adanya kebaharsilan TNI AU untuk memperkasai hujan buatan, maka titik api per 24 September tinggal 1.129 titik api," ucap Wiranto di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019).

Wiranto merinci, wilayah yang titik api paling banyak berkurang adalah Provinsi Riau yang kini menyisakan 84 titik. Selanjutnya Provinsi Sumatera Selatan 165 titik, Provinsi Jambi 130 titik, Kalimantan Selatan 61 titik, Kalimantan Timur 175 titik, Kalimantan Barat 39 titik, dan yang masih tertinggi yakni Kalimantan Tengah dengan 475 titik.

"Ini sudah satu perkembangan yang menggembirakan, trennya terus menurun. mudah-mudahan keberhasilan hujan buatan ini terus berlanjut disusul hujan nanti dalam waktu sangat singkat titik api ini mulai berkurang dan habis," harapnya.

Wiranto. (Foto: Arie/Okezone)

Ditemui di tempat yang sama, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan, turunnya jumlah titik api dikarenakan adanya awan kumulonimbus yang bergerak dari arah tenggara atau bagian Australia, menuju barat daya dan barat laut atau ke wilayah Sumatera.

Awan-awan itu bertemu dengan awan dari arah timur laut atau wilayah Filipina, yang kemudian menciptakan hujan di seluruh wilayah Kalimantan, terkecuali wilayah Kalimantan Tengah. Hal inilah yang menyebabkan jumlah titik api di wilayah tersebut masih banyak

"kemudian kenapa Kalteng masih paling banyak? karena pertemuan antarangin yang dari Australia tadi dari tenggara dan yang dari Filipina itu hanya mendapatkan separuh dari wilayah Kalteng," ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini