nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Istana Prihatin 26 Orang Tewas Akibat Kerusuhan di Wamena Papua

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 24 September 2019 16:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 24 337 2108740 istana-prihatin-26-orang-tewas-akibat-kerusuhan-di-wamena-papua-0qWuFzWcpc.jpg Kerusuhan terjadi Wamena, Papua.

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengaku prihatin atas meninggalnya 26 korban jiwa dalam kerusuhan di Wamena, Papua. Menurutnya, korban berjatuhan hanya karena berita hoaks.

"Pemerintah dan pastinya masyarakat Indonesia sangat prihatin atas peristiwa ini, sungguh kita tidak ingin ada prajurit, masyarakat sipil yang cukup banyak jumlahnya meninggal, ada polisi yang luka dan seterusnya ini sungguh kita keprihatinan yang tinggi," ujar Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Moeldoko berharap, semua persoalan yang ada di Bumi Cenderawasih bisa diselesaikan. Ia pun menyadari bahwa persoalan Papua itu tidak hanya bisa diselesaikan dengan pendekatan keamanan.

"Kita juga paham penyelesaian Papua menyeluruh, holistik, tidak bisa hanya pendekatan keamanan. Harus semua pendekatan kebudayaan, ekonomi, kesejahteraan dan pendekatan lain yang lebih manusiawi dan bermartabat," ucapnya.

Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu menyatakan bahwa pemerintah perlu melakukan pengkajian lebih dalam sebelum memutuskan untuk menarik prajurit TNI-Polri di Papua dan Papua Barat.

Baca juga: Kapolri: 26 Orang Meninggal Dunia Akibat Kerusuhan di Wamena Papua

"Semua dari itu membutuhkan kepastian keselamatan pengamanan. Oleh karena itu penugasan prajurit TNI-Polri untuk melindungi semua masyarakat di sana jadi tidak ada tugas lain karena itu bagian tugas negara," ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini