Bangkai Pesawat Twin Otter PK-CDC Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Saldi Hermanto, Okezone · Selasa 24 September 2019 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 24 337 2108694 bangkai-pesawat-twin-otter-pk-cdc-ditemukan-operasi-sar-diperpanjang-w97quslh9B.jpg Bangkai pesawat Twin Otter yang jatuh di Papua ditemukan (Foto: Tim SAR Gabungan)

Saat ini, bangkai pesawat DHC-6 Twin Otter series 400 PK-CDC yang dioperasikan PT Carpediem Aviasi Mandiri berhasil ditemukan. Untuk kelancaran proses evakuasi, Tim SAR gabungan akan melibatkan pendaki ahli (expert) dari Vertical Rescue Indonesia yang rencananya akan tiba besok, Rabu (25/9/2019), di Timika, Kabupaten Mimika, Papua.

"Kita sudah menghubungi teman-teman yang memang sudah expert untuk pendakian gunung dinding tegak, dan helikopter hanya mampu dua orang saja untuk bisa melaksanakan evakuasi di dinding tegak. Besok kita akan melaksanakan perencanaan pagi-pagi, (jika) cuaca bagus kita coba," kata Budi Purnomo di Bandara Mozes Kilangin Timika.

Menurutnya, dari hasil evaluasi tim SAR, posisi bangkai pesawat berada di ketinggian 13.453 feet sekitar wilayah kampung Mamontoga, distrik Hoeya, Kabupaten Mimika dengan kondisi gunung bertebing cukup terjal. Ditambah lagi cuaca di lokasi sangat buruk, yang sewaktu-waktu dapat dengan cepat berubah.

"Nanti kita coba lihat, apakah memungkinkan helikopternya mendarat di dinding tegak sekitar situ, menurunkan para pendaki ini untuk bisa mendekat sedekat mungkin dengan pesawat untuk bisa mengambil beberapa potongan pesawat," ujarnya.

Jaraknya masih jauh, masih tujuh kilometer lagi. Kita masih memerlukan waktu yang lebih cepat, ya satu-satunya dengan lebih mendekat menggunakan heli.

Tim SAR gabungan dalam proses evakuasi ini, juga mendirikan dua posko dari lokasi terdekat dengan bangkai pesawat, yakni di kampung Mamontoga yang kini telah ditempatkan 12 personel Brimob untuk pengamanan area dan di Bandara Amunggaru Ilaga, Kabupaten Puncak.

"Ada dua pos kita. Cuma, yang memungkinkan kalau setelah siang hari dia (pendaki) nggak bisa naik lagi (ke Ilaga), dia turun ke Mamontoga. Cuaca itu waktunya tidak bisa dipastikan. Hanya 30 menit waktu hingga satu jam, terus tertutup kabut lagi. Cuaca tidak bisa kita prediksi," imbuhnya.

Pesawat Twin Otter DHC-6 seri 400 dengan register PK-CDC yang dioperasikan PT Carpediem Aviasi Mandiri hilang kontak setelah bertolak dari Bandara Mozes Kilangin Timika pada pukul 10.31 WIT. Pesawat diperkirakan mendarat di Bandara Aminggaru Ilaga pada pukul 11.09 WIT.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini