Polisi Pasang Kawat Berduri Amankan Demo Belasan Ribu Mahasiswa di DPR

Selasa 24 September 2019 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 24 337 2108635 polisi-pasang-kawat-berduri-amankan-demo-belasan-ribu-mahasiswa-di-dpr-JqDT2WiSlS.jpg Polisi memasang kawat berduri untuk mengamankan demo mahasiswa di DPR. (Foto: iNews)

JAKARTA - Polisi memasang kawat berduri di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Pemasangan itu untuk mengamankan demonstrasi hari ini yang kembali digelar mahasiswa dan petani.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, pemasangan kawat berduri untuk menghindari kontak fisik massa agar tidak terprovokasi seperti peristiwa kemarin, saat para mahasiswa mencoba menerobos pagar DPR.

"Kami sekat supaya tidak terjadi lagi seperti itu. Intinya kami siap untuk mengamankan kegiatan hari ini," ujarnya sebagaimana diberitakan iNews.id, Selasa (24/9/2019).

Mengenai batas waktu aksi, Harry menyebut polisi akan melihat dinamika di lapangan. Namun, sesuai peraturan waktu demonstrasi adalah pukul 18.00 WIB.

"Tapi dinamika di lapangan karena mereka melaksanakan audiens, pertemuan. Kita akan berikan situasional seperti itu agar mereka pun menyampaikan," katanya.

Pengamanan di Gedung DPR.

"Pada prinsipnya gini polisi akan memberikan win win solution yang terbaik buat peserta unjuk rasa. Agar tidak terjadi ribut di lapangan. Kita menghindari bentrok fisik antara polisi dan masyarakat yang unjuk rasa," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Manik Marganamahendra mengatakan, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi akan menggelar aksi lebih besar lagi pada Selasa (24/9/2019).

"Kami menyatakan mosi tidak percaya kepada DPR. Besok kami akan mendatangkan massa jauh lebih besar lagi. Kami perkirakan jumlahnya bisa mencapai belasan ribu," kata Manik usai bertemu dengan sejumlah anggota DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (23/9/2019) malam.

Menurut dia, jumlah yang akan mencapai belasan ribu itu, karena massa mahasiswa juga bergabung dengan massa aliansi petani. Para petani ikut demonstrasi di DPR karena terkait dengan Hari Tani.

"Mahasiswa akan mengosongkan kelas dan memindahkan perkuliahan dengan aksi di depan Gedung DPR," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini