Sidang Paripurna Diskors, Bahas Surat Jokowi yang Minta Tunda Pengesahan RUU PAS

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Selasa 24 September 2019 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 24 337 2108605 sidang-paripurna-diskors-bahas-surat-jokowi-yang-minta-tunda-pengesahan-ruu-pas-BcgFeksq8T.jpg Situasi di ruang sidang DPR RI bahas RKUHP (foto: Okezone.com/Harits)

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan I Tahun 2019–2020, Selasa (24/9/2019).

Rapat dimulai pada pukul 11.45 WIB, dipimpin Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah serta didampingi oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo, Wakil Ketua DPR Utut Adianto, dan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto.

 Baca juga: Ini Pasal-Pasal Kontroversial RKUHP yang Menuai Polemik di Masyarakat

Saat sidang dimulai, selaku pimpinan sidang, Fahri Hamzah memaparkan bila pihaknya menerima surat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) perihal penundaan rapat paripurna pembahasan RUU tentang Pemasyarakatan (PAS).

“Kita juga mendengar pernyataan presiden melalui media massa mengenai hal sejenis,” kata Fahri di ruang rapat, Selasa (24/9/2019).

paripurna dpr

 Baca juga: Mahasiswa Serbu Gedung DPR, dari Berjalan Kaki hingga Naik Truk

Oleh karena itu, Fahri juga memohon persetujuan kepada anggota DPR yang hadir sebelum mendengar laporan komisi III tentang RUU pemasyarakatan, pihaknya mengusulkan agar diadakan forum lobi untuk mendegar pandangan pemerintah yang diwakili Menkumham dan memutuskan jadwal selanjutnya.

“Kami mengusulkan agar diadakan forum lobi untuk mendengar pandangan pemerintah dan memutuskan jadwal kita selanjutnya?,” tanya Fahri.

“Setuju,” jawab anggota yang hadir.

“Oke disetujui,” kata Fahri.

 Palu Hakim

Selanjutnya, Fahri pun menskors sidang selama 15 menit untuk diadakan forum lobi antara DPR dan pihak pemerintah yakni Menkumham, Yassona Laoly.

“Seperti biasa kita hadir di ruang belakang paripurna. Kami mohon seluruh peserta sidang paripurna, kami berharap anggota menunjukkan kehadirannya tetap berada di ruangan ini. Mudah-mudahan tidak lama kita bisa kembali lagi. Skorsnya 15 menit,” tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini