Polri Sebut Kelompok KNPB Dalang Kerusuhan di Wamena

Achmad Fardiansyah , Okezone · Selasa 24 September 2019 12:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 24 337 2108594 polri-sebut-kelompok-knpb-dalang-kerusuhan-di-wamena-SYNwvgPkt9.jpg Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Feri Usman/Okezone)

JAKARTA - Karo Penmas Div Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menyebut United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) memanfaatkan, Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan eksodus ketempat kelahirannya.

"Dugaan dalang kerusuhan di Jayapura itu lebih kompleks. Untuk di Jayapura ada ULMWP yang berkomunikasi dengan KNPB. Nah KNPB memanfaatkan AMP. AMP ini AMP yang exodus, yang melakukan tindakan serang kepada aparat," kata Dedi kepada wartawan, Selasa (24/9/2019)

 Baca juga: Polri : Kerusuhan di Papua Diciptakan untuk Curi Perhatian Sidang PBB

Kata Dedi, berdasarkan data yang dihimpun saat ini ada 73 anggota AMP telah diperiksa oleh Polda Papua, ke 73 orang itu diduga melakukan tindakan anarkis seperti penyerangan, pembakaran dan perusakan.

"Semuanya dalam proses pemeriksaan. Ada 73 orang, semua mahasiswa eksodus yang diperiksa, yang terlibat langsung dalam kerusuhan," lanjutnya.

 Baca juga: Masalah Papua Kompleks, KontraS: Operasi Militer Hanya Perkeruh Keadaan

Hal ini disimpulkan, bahwa kerusuhan di Wamena dan Jayapura Papua diduga kuat diciptakan oleh oknum.

"Untuk kejadian Papua, kita harus melihatnya secara luas. Bahwa sedang ada Sidang Umum PBB di New York tanggal 23 sampai 27 September ini," lanjutnya.

"Kaitannya dengan situasi terkini di Papua, diduga kelompok-kelompok yang mendalangi kerusuhan di Papua memanfaatkan momen untuk mencari perhatian karena sedang ada Sidang Umum PBB," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini