nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Periksa 5 Eks Pejabat PT Garuda Indonesia Terkait Suap Pengadaan Pesawat

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 24 September 2019 11:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 24 337 2108577 kpk-periksa-5-eks-pejabat-pt-garuda-indonesia-terkait-suap-pengadaan-pesawat-FhNqcTuQPg.jpg Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (Foto: Harits Tryan/Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap lima eks pejabat PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk terkait kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan 50 mesin pesawat Airbus A330-300 di PT Garuda Indonesia.

Adapun kelima saksi yang akan diperiksa untuk penyidikan atas tersangka Emirsyah Satar adalah, mantan EVP Operation PT Garuda Indonesia Novianto Herupratomo, mantan EVP Finance PT Garuda Indonesia Eddy Porwanto, mantan Executive VP Service PT Garuda Indonesia Arya Respati Suryono, mantan EVP Finance PT Garuda Indonesia Handrito Harjono, dan mantan Executive VP Finance PT Garuda Indonesia Alex M. Maneklaran.

"Mereka akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Emirsyah Satar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka, mereka adalah Emirsyah Satar, Beneficial Owner Connaught Intenational Pte. Ltd, sekaligus pendiri Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo dan eks Direktur Teknik dan Pengelola Armada PT. Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno.

Gedung KPK.

Emir sendiri diduga menerima sejumlah uang dari Soetikno Soedarjo yang juga diduga sebagai perantara pihak Rolls-Royce di Indonesia.

Suap tersebut diberikan dalam bentuk uang dan barang. Dari pengembangan sementara Emir menerima 1,2 juta Euro dan USD180 ribu atau setara Rp20 miliar. Dan barang yang diterima senilai USD2 juta, yang tersebar di Singapura dan Indonesia.

Terbaru, Emirsyah juga kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga antirasuah terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini