nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Moeldoko Gelar Dialog dengan Anggota DPRD Papua dan Papua Barat

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 24 September 2019 11:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 24 337 2108569 moeldoko-gelar-dialog-dengan-anggota-dprd-papua-dan-papua-barat-rCRpC6UsYS.jpeg Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. (Foto: Dok Kemenpan-RB)

JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menerima serta menggelar dialog dengan para anggota DPRD Papua dan Papua Barat di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (24/9/2019). Ia pun berpesan agar para wakil rakyat di Bumi Cenderawasih itu melakukan perubahanan.

Baca juga: Jokowi: Kerusuhan di Wamena karena Berita Hoaks! 

"Saya hanya perpesan bahwa masyarakat Papua telah memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada bapak-bapak dan ibu-bu selaku anggota dewan, untuk itu dengan pasti seluruh masyarakat Papua dan Papua Barat ingin mendapatkan perubahan, perubahan pelayanan, perubahan apa pun. Kita menginginkan suatu perubahan sangat baik," ujar Moeldoko.

KSP Moeldoko dan Mendagri Tjahjo Kumolo bertemu DPRD Papua-Papua Barat. (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)

Mantan Panglima TNI ini menyatakan bahwa Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan memberikan pembekalan kepada anggota DPRD Papua dan Papua Barat agar menjadi model dalam bekerja nantinya.

Baca juga: Jokowi Minta Aparat Tak Bertindak Represif Amankan Kerusuhan Wamena 

"Tapi yang paling penting, jauh lebih penting adalah kita bisa selalu menyuarakan aspirasi masyarakat kita. Sehingga berbagai keluhan-keluhan yang dihadapi masyarakat Papua bisa ditangani dengan baik," jelas Moeldoko.

Ia menekankan agar DPRD Papua dan Papua Barat menjaga stabilitas keamanan. Menurut dia, keamanan di Papua merupakan cerminan dari stabilitas negara.

Baca juga: Kronologi Kerusuhan di Expo Waena Jayapura yang Merenggut Nyawa Prajurit TNI 

"Stabilitas Indonesia adalah stabilitas Papua. Tidak ada sebuah negara mana pun yang tidak stabil, bisa membangun negaranya. Juga demikian, di daerah, kalau di daerah tidak stabil maka terlalu sulit bisa membangun daerah. Bahkan, kita sangat prihatin dengan kejadian yang merenggut jiwa manusia. Ini sungguh sangat prihatin, apakah itu masyarakatnya, apakah itu aparatnya kita sungguh sangat prihatin," sambung Moeldoko.

"Itu maka sudah menjadi kewajiban kita semuanya untuk menjaga situasi, harus stabil. Kalau enggak, kasihan. Itu yang perlu saya sampaikan. Karena saya mendampingi Bapak Presiden, kita komunikasi, saya membuka diri sepenuhnya. Pintu kami terbuka sepenuhnya, karena semua persoalan bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya," tutur Moeldoko.

Baca juga: Polri Klaim Situasi di Wamena Sudah Aman Terkendali 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini