nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PDIP Berharap Pimpinan KPK Baru Lebih Baik

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 23 September 2019 22:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 23 337 2108419 pdip-berharap-pimpinan-kpk-baru-lebih-baik-xfH9yoKcJa.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Politisi PDI Perjuangan, Ruhut Sitompul mengaku kecewa dengan langkah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo Cs yang sempat menyerahkan mandat ke Presiden Joko Widodo, dan kemudian menyatakan kembali aktif saat ini.

"KPK Agus cs ini kan salah satu produk dari saya juga, selama ini saya acungi jempol tetapi kok di akhir begini, saya kecewa juga. Kemarin bilang serahin mandat, lalu malu-malu kucing kembali lagi, ini kan lucu," kata Ruhut dalam keterangannya, Senin (23/9/2019).

 Baca juga: Ketua KPK ke Pegawainya: Ikhtiar Kamu Melawan Korupsi Tidak Boleh Berhenti!

Mantan Politisi Demokrat ini menjelaskan, sebagai pimpinan lembaga yang terhormat, sudah seharusnya pimpinan KPK itu berpikir jernih sebelum bertindak. Disinggung sebaiknya Agus Cs mundur sebelum masa jabatan habis, Ruhut menjawab diplomatis.

"Yasudah biarlah (selesaikan), kan sudah mau selesai juga karir mereka. Yang penting sekarang ke depannya bagaimana KPK bisa bekerja lebih baik lagi. Saya yakin Pak Firli bisa membenahi KPK lebih baik," sambungnya.

 Korupsi

Ia pun berawal tidak setuju adanya Revisi UU KPK. Namun belakangan ini, ia menyadari sejumlah fakta seperti penetapan tersangka yang bertahun-tahun dan tidak bisa P21 juga.

"Ternyata memang perlu ada revisi, karena itu sudah 17 tahun Undang-undang. Lalu itu wadah pegawai KPK jangan berpolitik terus, lebih baik ASN saja," tuturnya.

 Baca juga: DPR Usul Dewan Pengawas KPK Tak Dipilih Pemerintah

Sementara itu di lain tempat, Anggota Komisi III dari Fraksi PKS, Nasir Djamil menilai sikap pimpinan KPK tak elok dan plin plan.

"Dan ketika sudah mengundurkan diri kemudian balik lagi itu sama dengan menjilat ludah kembali yang sudah dibuang," kata Nasir.

 

Seharusnya, lanjut dia, ketika ketiganya mengundurkan diri, Presiden harus ambil sikap dengan cara melantik pimpinan baru. Menurut dia, tidak ada yang salah dalam prinsip ketatanegaraan dan hukum administrasi ketika dipercepat.

Dia melanjutkan, akibatnya kini terkesan terjadi degradasi integritas bagi pimpinan KPK. Sehingga, menurut dia, mereka sudah tidak legitimate lagi dalam mengambil keputusan. Tindakan maju-mundur pimpinan KPK menciderai lembaganya sendiri.

"Mungkin sah, tetapi tidak legitimasi lagi karena dia sudah mengundurkan diri. Ketika dia sudah mundur dan serahkan mandat dan umumkan ke publik, menurut saya tindakan-tindakan hukumnya tidak legitimate," pungkasnya.

Sementara itu, Pakar Hukum Pidana dari Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menilai, sikap Agus cs tidak wajar. Pertama, kata dia, tidak ada fatsun menyerahkan mandat.

"Kalau mau mundur ya mundur saja. Kalau menyerahkan mandat ini tidak ada fatsunnya," katanya.

Kedua, lanjutnya, ketika menyerahkan mandat tetapi memproses suatu permasalahan hukum akan menimbulkan masalah lagi. Ketiga nanti ada semacam pertanggungjawaban agar tak menjadi preseden buruk di masa yang akan datang.

 KPK

"Ketika menghadapi masalah terus kemudian yang bersangkutan menyerahkan mandat tidak elegan dan tak sesuai aturan. Kalau tidak mau menghadapi masalah dan tak sanggupmenjalan tugasnya adanya mengundurkan diri bukan menyerahkan mandat," paparnya.

Dalam kesempatan berbeda, Jubir KPK Febri Diansyah menegaskan Lembaga Antikorupsi akan tetap berupaya menjalankan tugas sebaik-baiknya. Meskipun tidak mudah, katanya, hal tersebut merupakan upaya KPK menjalankan amanat.

Febri menjelaskan, penyerahan tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Presiden berangkat dari pemahaman bahwa Presiden adalah pemimpin tertinggi dalam bernegara, tentu termasuk pemberantasan korupsi.

"Seperti yang disampaikan Pimpinan kemarin, semua diserahkan pada Presiden. Jadi kami menunggu langkah signifikan lebih lanjut untuk menyelesaikan semua hal ini," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini