nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Tersangka Baru Terkait Suap Bupati Pakpak Bharat Langsung Dipenjara

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 23 September 2019 21:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 23 337 2108416 3-tersangka-baru-terkait-suap-bupati-pakpak-bharat-langsung-dipenjara-gzziqhKR55.jpg Ilustrasi Gedung KPK

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menahan tiga tersangka baru pengembangan kasus dugaan suap kepada Bupati Pakpak Bharat 2016-2021, Remigo Yolando Berutu. Ketiganya yakni, Wakil Diretur CV Wendy, Anwar Fuseng Padang (AFP); swasta Dilon Bancin (DBC); serta seorang PNS, Gugung Banurea (GUB).

Ketiganya langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) yang berbeda-beda. KPK menitipkan Anwar Fuseng Padang di Rutan Mapolres Metro Jakarta Selatan. Sedangkan dua tersangka lainnya yakni, Dilon Bancin dan Gugung Banurea ditahan di Rutan Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta.

"Untuk keperluan penyidikan, KPK melakukan penahanan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 20 September 2019 sampai dengan 9 Oktober 2019," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (23/9/2019).

Ilustrasi

‎Sebelumnya, KPK telah menetapkan Anwar Fuseng, Dilon Bancin, dan Gugung Banurea sebagai tersangka baru terkait dugaan suap mantan Bupati Pakpak Bharat. ‎Ketiganya diduga terlibat dalam kasus suap terkait sejumlah proyek di Pakpak Bharat.

Atas perbuatannya, Anwar Fuseng Padang disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga : KPK Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Suap Eks Bupati Pakpak Bharat

Baca Juga : Aksi Tolak RKUHP Memanas, Mahasiswa Jebol Pagar Gedung DPR

Sedangkan, ‎Dilon Bancin dan Gugung Banurea disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sebelumnya, KPK telah lebih dulu menetapkan tiga orang tersangka dalam perkara ini. Ketiganya yakni, Bupati Kabupaten Pakpak Bharat periode 2016 - 2021, Remigo Yolando Berutu; Plt Kepala Dinas PUPR Kab. Pakpak Bharat, David Anderson Karosekali; serta pihak swasta,‎ Hendriko Sembiring. Ketiganya sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Medan..

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini