nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Moeldoko Sebut Keberadaan KPK Hambat Investasi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 23 September 2019 20:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 23 337 2108383 moeldoko-sebut-keberadaan-kpk-hambat-investasi-bxd4FpV5A1.jpg KSP Moeldoko (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyebut keberadaan lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menghambat masuknya investasi di Indonesia.

Ia pun mengklaim alasan pemerintah mendukung pengesahan Revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (RUU KPK) karena banyak didukung oleh masyarakat.

"Tentu ada alasan-alasan. Pertama hasil survei menunjukkan bahwa yang menyetujui untuk revisi UU KPK itu lebih banyak. Gitu. Kedua, bahwa ada alasan lagi berikutnya bahwa lembaga KPK itu bisa menghambat upaya investasi," ujar Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/9/2019).

 Baca juga: Mahasiswa Demo Tolak UU KPK, Jokowi: Itu Masukan yang Harus Didengar DPR

Mantan Panglima TNI itu memastikan bahwa Presiden Jokowi mendengarkan aspirasi mahasiswa yang turun ke jalan memprotes hasil pengesahan UU KPK tersebut.

"Tapi intinya Presiden sangat mendengarkan pandangan publik ya, sangat mengikuti dengan baik. Sehingga dalam pertemuan konsultasi dengan DPR tadi ada hal-hal yang memang bisa dilanjutkan, bisa dicarry over (dilanjutkan ke DPR periode berikutnya)," terang Moeldoko.

 Baca juga: Anggota Baleg DPR : KPK Akan Lebih Kuat

Moeldoko menerangkan, UU KPK saat ini telah bisa mengawasi lembaga antirasuah yang sebelumnya tidak diatur. Selain itu, UU KPK juga telah memberikan kewenangan SP3 untuk KPK. Menurut dia, KPK yang tak bisa memberikan SP3 telah menjadikan Dirut Pelindo II RJ Lino sebagai korban.

"Jadi seperti pengawasan itu lembaga apa sih yang ga boleh diawasi? Kan gitu. Berikutnya SP3, ada case-case yang menunjukkan bahwa dengan tiadanya SP3 berapa orang jadi korban? Lu mau jadi korban?" lanjutnya.

"Buktinya RJ Lino empat tahun digantung. Kenapa kok digantung? Kan begitu. Siapa orang mau digantung seperti itu?" tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini