nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa Demo Tolak UU KPK, Jokowi: Itu Masukan yang Harus Didengar DPR

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 23 September 2019 19:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 23 337 2108345 mahasiswa-demo-tolak-uu-kpk-jokowi-itu-masukan-yang-harus-didengar-dpr-gcGA07cHRG.jpg Jokowi. (Foto: Fakhrizal F/Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara terkait aksi mahasiswa turun ke jalan untuk menolak Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah disahkan oleh pemerintah dan DPR.

Menurut Jokowi, para mahasiswa telah memberikan masukan yang baik dan perlu didengarkan oleh para wakil rakyat. Pemerintah juga telah meminta DPR untuk menunda pengesahan empat RUU, di antaranya RUU KUHP, RUU Minerba, RUU Pertanahan, dan RUU Pemasyarakatan.

"Ya itu tadi saya sampaikan. Itu masukan-masukan yang baik dari masyarakat harus didengar oleh DPR," ujar Jokowi di Komplek Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Jokowi ingin setiap kelompok masyarakat yang menolak UU KPK bisa membawa draf materi penolakannya agar bisa dibahas oleh DPR.

"Sampaikan, bawa draf materinya, bawa materinya, bawa substansi-substansinya yang harus dimasukkan ke DPR," ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menerangkan bahwa pemerintah belum berencana untuk menerbitkan Perppu guna membatalkan UU KPK yang telah disahkan tersebut. "Enggak ada," singkatnya.

Foto: Fakhrizal/Okezone

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan pemerintah sudah menyampaikan semua sikapnya terkait sejumlah revisi UU ke DPR. Ia pun meminta publik untuk menanyakan polemik pengesahan Revisi KUHP tersebut kepada DPR.

"Jangan ditanyakan ke sini. Tadi saya sudah meminta itu, tentu saja akan ditindaklanjuti oleh menteri-menteri terkait ke DPR. Masyarakat kalau mau menyampaikan materi-materi juga silakan ke DPR. Saya kira DPR akan mendengar itu," ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini