Penderita ISPA Akibat Karhutla Sebanyak 919.516 Orang

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 23 September 2019 17:50 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 23 337 2108308 penderita-ispa-akibat-karhutla-sebanyak-919-516-orang-Zg5BGHEQIh.jpg Ilustrasi Kabut Asap (Foto: Okezone)

JAKARTA - Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB, Agus Wibowo mengatakan, berdasarkan data yang dicatat oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, jumlah penderita Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat adanya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mencapai 919.516 orang.

Ia menjelaskan, hitungan itu dihimpun dari enam provinsi, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Data itu diambil sejak Februari hingga 23 September.

"Riau dari Februari - September 275.793 orang; Jambi dari Juli - Agustus 63.554 orang; Sumatera Selatan dari Maret-September 291.807 orang; Kalimantan Barat dari Februari - September 180.695 orang; Kalimantan Tengah dari Mei - September 40.374 orang; dan Kalimantan Selatan dari Juni - September 67.293 orang," kata Agus di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (23/9/2019).

Agus

Baca Juga: Warga Jambi Tak Perlu Panik Soal Langit Merah karena Karhutla

Saat ini, kata di, pihaknya terus melakukan pemantauan untuk memastikan titik api di enam wilayah tersebut terus berkurang. Sehingga, diharapkan kualitas udara di sana akan terus mengalami perbaikan.

"Melakukan pemantauan titik panas (Hotspot), jarak pandang, kualitas udara dan keberadaan asap setiap hari," ujarnya.

Ia menuturkan, mayoritas tanah yang terbakar adalah lahan gambut, sehingga sulit untuk dipadamkan. Kini pihaknya telah mengirim sekira 50 ribu pasukan gabungan dari TNI-Polri untuk membantu pemadaman karhutla di lahan gambut.

"Padahal kita semua tahu gambut bahwa gambut kodratnya adalah basah berair," ucapnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini