nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNPB Prediksi Kerugian Karhutla 2019 Capai Rp66,3 Triliun

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 23 September 2019 17:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 23 337 2108304 bnpb-prediksi-kerugian-karhutla-2019-capai-rp66-3-triliun-baPJYo01Jv.jpg Ilustrasi Kebakaran Lahan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Agus Wibowo memprediksi kerugian materi yang diakibatkan dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia ditaksir mencapai Rp66,3 triliun.

Ia menjelaskan, perhitungan itu berdasarkan pada kerugian karhutla di 2015 lalu yang mencapai Rp221 triliun dengan luas area sekira 3 juta hektare. Sementara, tahun 2019 hanya 300 ribu hektare, sehingga jika dikalkulasikan kerugian tahun ini hanya Rp66,3 triliun.

"Perkiraannya kurang lebih 1/3 dari 2015. Kan 2015 kerugian Rp221 triliun, jadi perkiraan awal kita 30 persen dari itu. Lebih rendah, lebih kecil," kata Agus di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (23/9/2019).

kebakran

Baca Juga: Warga Jambi Tak Perlu Panik Soal Langit Merah karena Karhutla

Ia menuturkan, mayoritas tanah yang terbakar adalah lahan gambut, sehingga sulit untuk dipadamkan. Kini pihaknya telah mengirim sekira 50 ribu pasukan gabungan dari TNI-Polri untuk membantu pemadaman karhutla di lahan gambut.

"Padahal kita semua tahu gambut bahwa gambut kodratnya adalah basah berair," ucapnya.

Total 50 ribu pasukan itu, kata Agus, disebar ke enam provinsi yang terkena dampak karhutla paling luas, yaitu Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.

"Total pasukan ada 50 ribu totalnya," kata dia.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini