BNPB Catat 328.724 Hektare Lahan Terbakar

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 23 September 2019 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 23 337 2108276 bpnb-catat-328-724-hektare-lahan-terbakar-ClU6xwElGO.jpg Plt Kepala Pusat Data dan Humas BNPB Agus Wibowo (Foto: Fadel Prayoga)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 328.724 hektare lahan terbakar di wilayah Indonesia. Data itu dihimpun sejak Januari hingga 31 Agustus 2019.

"Lahan yang terbakar itu terbagi ke dalam dua jenis, yaitu 89.563 hektare merupakan lahan gambut, sementara 239.161 hektare adalah lahan mineral," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Agus Wibowo di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (23/9/2019).

Baca Juga: Diduga Terdampak Kabut Asap, Penderita Asma di Jambi Meninggal Dunia

Ia menjelaskan, enam provinsi yang terkena dampak kebakara hutan dan lahan (karhutla) paling luas ialah Riau; Sumatera Selatan; Jambi; Kalimantan Tengah; Kalimantan Barat; dan Kalimantan Selatan.

"Riau mencapai 49.266 hektare, Kalimantan Tengah seluas 44.769 hektare, Kalimantan Barat dengan luas area terbakar 25.900 hektare, Kalimantan Selatan seluas 19.490 hektare, Sumatera Selatan seluas 11.826, Jambi seluas 11.022 hektare," ujarnya.

Karhutla

Ia memprediksi titik api masih akan tersebar di enam provinsi itu, karena hinggga kini hujan masih belum akan datang mengguyur kawasan tersebut.

"Kalau kita lihat hotspotnya kira-kira jam 10 pagi tadi itu di Kalimantan Tengah masih banyak dan Kalimantan Selatan juga, Kalimantan Barat masih ada, di Kalimantan Timur juga masih ada. Di Sumatera cukup banyak, Sumatera Selatan, Jambi, Riau," katanya.

Baca Juga: Mendagri Minta Kepala Daerah Tidak Ragu Cabut Izin Perusahaan Pembakar Lahan

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini