nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Golkar 3 Kali Rotasi Anggota Komisi XI, Alasannya Tak Mau Ketinggalan Agenda Penting

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 23 September 2019 15:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 23 337 2108215 golkar-3-kali-rotasi-anggota-komisi-xi-alasannya-tak-mau-ketinggalan-agenda-penting-mf4b1Z6CK8.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA – Fraksi Partai Golkar (FPG) di DPR RI sudah tiga kali merotasi anggotanya yang duduk di Komisi XI. Sebelumnya FPG merotasi kadernya pada 19 September 2019. Berselang sehari tepatnya pada 20 September 2019 Fraksi Partai Golkar mengembalikan lagi ke-7 anggotanya itu ke Komisi XI.

Dan hari ini, Senin (23/9/2019), Fraksi Golkar kembali merotasi sementara pada empat anggotanya yang duduk di Komisi XI.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar Adies Kadir, hal itu biasa dilakukan oleh fraksi-fraksi di parlemen. Bukan hanya Partai Golkar namun juga partai lainnya.

Ilustrasi Gedung DPR

Bukan tanpa alasan Fraksi Golkar melakukan bantuan kendali operasi (BKO) tersebut. Adies Kadir menegaskan BKO ini dilakukan lantaran ada agenda penting di Komisi-Komisi. Sementara beberapa anggota FPG tidak bisa hadir atau sedang memiliki kegiatan di luar. Padahal terdapat kebijakan partai yang mesti dikawal, alasan tersebut yang membuat BKO mesti dilakukan.

"BKO ini hal yang biasa dilakukan oleh setiap Fraksi. Ketika ada agenda penting yaitu Fit and Proper Test calon anggota BPK, tapi banyak anggota kita sedang banyak kegiatan di luar dan ada agenda partai yang harus dikawal," kata Adies, Senin (23/9/2019).

Baca Juga : Romahurmuziy Tuding OTT KPK Bermuatan Politis

Baca Jug a: Soal RKUHP, Bamsoet : Kami Ingin Menjawab Keinginan Presiden

Adies pun heran, keputusan pergantian sementara anggota partainya di Komisi XI justru ramai diperbincangkan. Padahal, kata Adies, Golkar sudah sering melakukan BKO. "Kita pernah BKO anggota Komisi I, waktu itu sedang pemilihan anggota KPI. Sementara dii Komisi III kita juga pernah melakukan rotasi saat pemilihan calon hakim agung MA dan capim KPK,” kata Anggota Komisi III DPR RI ini.

Alasan Fraksi Golkar merotasi anggotanya di Komisi XI, menurut Adies, untuk bersiap apabila nanti terjadi voting dalam pemilihan anggota BPK, maka anggota dari FPG sudah siap dan tidak kosong (abstain).

"Kita tidak mau ketinggalan agenda penting ini. Maka dari itu kita lakukan rotasi sementara atau BKO," ucapnya.

Adies menegaskan jika yang dilakukan oleh Fraksi Partai Golkar bukan manuver politik partainya. Apalagi, dalam memutuskan rotasi anggota di Komisi XI sudah dilaporkan kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. "Ini bukan manuver politik Golkar. Sebaliknya Golkar ingin mengawal proses pemilihan calon anggota BPK sesuai aturan yang ada," kata Adies.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini