nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sibuk Ngurusin Pemilu, Mendagri Curhat Tak Pernah ke Luar Negeri

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 23 September 2019 15:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 23 337 2108213 sibuk-ngurusin-pemilu-mendagri-curhat-tak-pernah-ke-luar-negeri-usoxiQBH2q.jpg Mendagri, Tjahjo Kumolo (foto: istimewa)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mencurahkan isi hatinya lantaran sibuk mengurusi Pemilu. Ia menyatakan sebagai satu-satunya menteri yang tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri.

Hal itu diungkapkan Tjahjo saat memberikan sambutan dalam Konsolidasi Nasional 2019 bersama KPU Provinsi, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dan KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta Pusat, Senin (22/9/2019).

 Baca juga: Soal Karhutla Riau, Mendagri Ngaku Turut "Disentil" Jokowi

Awalnya Tjahjo memuji KPU RI, yang telah berusaha keras mempersiapkan Pemilu 2019 kemarin. Disaat yang sama sebagai Mendagri dirinya juga melakukan persiapan bersama dengan KPU.

"Perlu dicatat bahwa kehidupan mas Arief (Ketua KPU) dengan anggota KPU pusat, hidupnya hampir lima tahun itu ngurusi pemilu ini. Bersama saya Kemendagri juga sama, hampir tiga tahun urusan undang-undang rapat dengan DPR sampai PKPU pun juga dibahas dengan DPR," tuturnya.

 Baca juga: Asal Usul Peretas Situs Kemendagri Sudah Diketahui

Tjahjo kemudian mengatakan bahwa dirinya tidak pernah ke luar negeri selama hampir lima tahun menduduki kursi menteri. Ia khawatir jika terjadi satu persoalan saat dirinya meninggalkan Indonesia.

"Jadi pak Arief, saya mungkin satu-satunya menteri yang sampai 5 tahun besok mau selesai ini, tidak pernah berkunjung ke luar negeri. Meninggalkan satu hari pun takut kalau ada masalah-masalah yang ada," ungkapnya.

Namun Tjahjo bersyukur bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 bisa dilaksanakan dengan baik. Meski ada sejumlah anggota maupun Ketua KPU RI Arif Budiman mendapat ancaman dari sejumlah pihak.

"Dinamikanya ada, pak Arief itu sampai diancam segala. Sampai diadukan ke polisi segala, sampai difitnah dan sebagainya, tetapi kami menjamin pemerintah menjamin bahwa PKPU itu disusun tidak ada satu kalimat pun yang menyimpang dari UU yang ada," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini