nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ribuan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Malang

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 23 September 2019 14:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 23 337 2108181 ribuan-mahasiswa-kepung-gedung-dprd-malang-lnSCzpvMja.jpg Ribuan Mahasiswa Mengepung DPRD Malang untuk Menyampaikan Aspirasi (foto: Okezone/Avirista Midaada)

MALANG - Ribuan mahasiswa dan masyarakat Malang raya terjun ke jalanan mengepung kawasan Gedung DPRD Kota Malang, pada Senin (23/9/2019), untuk menyampaikan sejumlah tuntutan.

Peserta aksi yang menamakan diri Front Rakyat Melawan Oligarki, mengawali aksinya dengan perjalanan dari kampus masing - masing menggunakan kendaraan bermotor. Mereka tiba di kawasan Gedung DPRD Kota Malang sekitar jam 09.35 WIB.

Baca Juga: Ribuan Mahasiswa Mulai Padati Simpang Gejayan 

Ribuan Mahasiswa Duduki Gedung DPRD Malang (foto: Okezone/Avirista Midaada)

Di depan kantor DPRD Kota Malang, peserta aksi yang menamakan diri Front Rakyat Melawan Oligarki, membawa sejumlah poster yang bertuliskan tuntutan seperti 'Waspada Politis Nakal Ngawur Jangan Sampai Lolos', 'Tolak RUU KUHP Ngawur!'.

Tak hanya itu, para peserta aksi meneriakkan orasi - orasi yang menuntut dibatalkannya revisi UU KPK yang telah disahkan, menghapus pasal - pasal kontroversial yang dinilai memberangus hak kebebasan individu.

Peserta aksi juga menyoroti RUU Pertanahan yang dianggap tak berpihak kepada rakyat kecil. Isu kenaikan BPJS kesehatan juga disoroti lantaran dianggap memberatkan masyarakat.

Korlap aksi Reni Eka Mardiana mengatakan, aksi kali ini tak hanya menyoroti pengesahan revisi Undang - Undang KPK beberapa hari lalu, tapi juga sejumlah isu lain.

"Tuntutannya banyak, tidak hanya isu tunggal tapi kompleks kalau dari aku menyoroti RUU PKS, tapi juga UU KPK, KUHP, kenaikan BPJS," ujar perempuan yang akrab disapa Rere ini.

Ribuan Mahasiswa Duduki Gedung DPRD Malang (foto: Okezone/Avirista Midaada)	 

Ia juga mengungkapkan aksi ini menjadi bagian dukungan dari aksi yang dilakukan oleh ribuan orang yang ada di Jakarta.

"Aksi ini juga menjadi dukungan dan penyemangat bagi teman - teman di Jakarta. Harapannya semangatnya bisa sampai ke Jakarta, supaya semangatnya tidak kendor lagi untuk menyuarakan pendapatnya," ujar mahasiswa Fisip Universitas Brawijaya ini, Senin siang (23/9/2019).

Nantinya hasil konsolidasi di daerah Malang akan dibawa ke Jakarta untuk dilanjutkan tuntutannya ke DPR RI dan Presiden Joko Widodo. Bahkan Rere juga menyebut akan ada perwakilan peserta aksi yang akan berangkat ke Jakarta.

Hingga pukul 12.30 WIB, peserta aksi masih bertahan di depan Gedung DPRD Kota Malang. Para anggota dewan belum ada yang menemui peserta aksi.

Baca Juga: Gejayan Memanggil, Ini 7 Tuntutan Massa dari Tolak RKUHP hingga Penangkapan Aktivis 

Ribuan Mahasiswa Duduki Gedung DPRD Malang (foto: Okezone/Avirista Midaada)

Sementara itu ratusan aparat kepolisian dikerahkan guna mengamankan demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Malang kawasan Bundaran Tugu, Kota Malang

Imbas aksi demonstrasi ribuan mahasiswa ini, kepolisian menerapkan sistem pengalihan arus lalu lintas di kawasan Bundaran Tugu, Jalan Kertanegara, dan Jalan Kawi. Akibatnya lalu lintas mulai depan Stasiun Malang Kota Baru, Bundaran Tugu, mengalami kemacetan panjang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini