nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aksi Gejayan Memanggil, Ratusan Mahasiswa Mulai Bergerak Tinggalkan Kampus

Kuntadi, Jurnalis · Senin 23 September 2019 11:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 23 337 2108116 aksi-gejayan-memanggil-ratusan-mahasiswa-mulai-bergerak-tinggalkan-kampus-ZWsk2cHzCm.jpg Ratusan Mahasiswa UMY Tinggalkan Kampus untuk Mengikuti Aksi Gejayan Memanggil, Senin (23/9/2019). (foto: iNews/Kuntadi)

YOGYAKARTA - Sebanyak 800 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan ikut aksi #Gejayan Memanggil. Mereka akan menyuarakan penolakan terhadap beberapa kebijakan pemerintah yang dirasakan tidak berpihak kepada masyarakat.

"Dari UMY akan ada 800 mahasiswa yang akan berangkat," kata Koordinator Lapangan UMY Regan Ibrahim disela koordinasi keberangkatan di kampus UMY, Ringroad Barat, Kasihan, Bantul, Senin (23/9/2019).

Baca Juga: Gejayan Memanggil, Mahasiswa hingga Masyarakat Yogyakarta Akan Turun ke Jalan 

Poster seruan aksi damai Gejayan Memanggil yang beredar luas di media sosial. Aksi damai ini digelar Sening siang. (foto: Istimewa)

Baca juga: Masyarakat Antikorupsi Indonesia Ajukan Uji Materi Revisi UU KPK Pekan Depan

Para mahasiswa akan berangkat ke titik kumpul di bunderan UGM dengan menggunakan sepeda motor. Sejumlah mahasiswa dari Universitas Jenderal Ahmad Yani ikut bergabung dalam rombongan ini. 

"Kita sudah dapat restu dari kampus, boleh tidak kuliah. Malah hanya sebagian kecil perkuliahan saja yang ada. Banyak dosen justru mendorong mahasiswa untuk ikut bergabung dalam aksi ini," ucap dia.

Menurutnya ada beberapa tuntutan yang akan disampaikan, di antaranya terkait dengan Revisi UU KPK yang telah sahkan jadi UU, dan akan menolak RUU KUHP yang besok akan disahkan di rapat paripurna DPRD.

"Kami sepakat menolak pengesahan RUU KUHP," terangnya.

Baca juga: Mahasiswa Demo Tolak UU KPK, Jokowi: Itu Masukan yang Harus Didengar DPR 

Selain itu juga akan mengkritisi dengan adanya kebakaran hutan dan lahan di Riau, Samarinda dan juga di Palangkaraya. Pemerintah juga masih melakukan kriminalisasi terhadap aktivis lingkungan, HAM dan demokrasi. Bahkan masih banyak yang ditahan dengan dugaan makar.

Ratusan Mahasiswa Tinggalkan Kampus Ikuti Aksi GejayanMemanggil (Foto: Kuntadi/iNews)

"Kami pastikan tidak ada yang menunggangi aksi ini. Ini murni gerakan masyarakat dan mahasiswa," jelasnya.

Baca juga: Gejayan Memanggil, Ini 7 Tuntutan Massa dari Tolak RKUHP hingga Penangkapan Aktivis 

Salah satu dosen UGM, Rojikan mengatakan dari kampus tidak ada arahan untuk melakukan aksi ini. Namun dosen memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyuarakan hak-haknya sebagai bagian dari proses demokrasi. Kampus tidak mewajibkan dan tidak melarang.

"Kita pastikan mereka bisa menjaga aksi dan jangan sampai terprovokasi," jelasnya. (fid)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini