nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Sesmenpora Diperiksa KPK untuk Tersangka Aspri Imam Nahrawi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 23 September 2019 10:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 23 337 2108086 mantan-sesmenpora-diperiksa-kpk-untuk-tersangka-aspri-imam-nahrawi-UvVa0vqhpW.jpg Juru Bicara KPK Febri Diansyah (foto: Arie/Okezone)

JAKARTA - Mantan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Alfitra Salamm diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎, pada hari ini. Sedianya, Alfitra akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Alfitra akan digali keterangannya terkait kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada KONI tahun anggaran 2018. Dia diperiksa untuk penyidikan Asisten Pribadi (Aspri) Imam Nahrawi, Miftahul Ulum (MIU).

Baca Juga: Tangis Imam Nahrawi Pecah saat Pamit Dengan Pegawai Kemenpora 

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MIU," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (23/9/2019).

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka 

Nama Alfitra Salamm sendiri pernah muncul dalam persidangan perkara suap penyaluran dana hibah dari pemerintah untuk KONI lewat Kemenpora. ‎Alfitra disebut pernah menemui mantan Sekjen KONI, Ending Fuad Hamidy.

Dalam pertemuan itu, Alfitra menangis dan curhat kepada Ending bahwa sudah tidak mampu memenuhi permintaan uang untuk Menpora Imam Nahrawi. ‎Kepada Ending, Alfitra mengaku tidak tahan menjadi Sesmenpora karena harus menyediakan uang yang diminta oleh Imam Nahrawi.

Alfitra sendiri telah hadir memenuhi panggilan pemeriksaan pada hari ini. Belum diketahui apa yang akan didalami penyidik pada pemeriksaan Alfitra pada hari ini. Diduga, penyidik akan mengonfirmasi terkait dugaan aliran uang untuk Imam Nahrawi.

Selain Alfitra, penyidik jug‎a memanggil dua saksi lainnya. Keduanya yakni, mantan PNS Kemenpora, Supriono dan Kabid Olahraga Internasional, Fery Hadju. Keduanya juga akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan Miftahul Ulum.

Salam Perpisahan Imam Nahrawi dengan Jajaran Kemenpora 

KPK sendiri telah menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora untuk KONI tahun anggaran 2018. Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Asprinya, Miftahul Ulum (MIU).

Baca Juga: Mundur dari Menpora, Imam Nahrawi: Saya Harus Ikuti Proses Hukum 

Nahrawi diduga menerima suap dan gratifikasi sejumlah Rp26,5 miliar. Uang tersebut disinyalir diterima Nahrawi dalam dua kali tahapan. Nahrawi menerima uang pada medio 2014-2018 melalui Miftahul Ulum senilai Rp14,7 miliar dan kedua pada kisaran tahun 2016-2018 sejumlah Rp11,8 miliar.

Penetapan tersangka terhadap Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum merupakan pengembangan perkara terkait kasus dugaan suap penyaluran dana hibah pemerintah untuk KONI lewat Kemenpora.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini