nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kabut Asap Ganggu Kesehatan Warga, Pemkot Jambi Siagakan Ambulans 24 Jam

Azhari Sultan, Jurnalis · Minggu 22 September 2019 18:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 22 337 2107939 kabut-asap-ganggu-kesehatan-warga-pemkot-jambi-siagakan-ambulans-24-jam-RNwTAxnf3t.jpg (Foto: Azhari Sultan/Okezone)

JAMBI - Kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi akibat kebakaran hutan dan lahan yang belum teratasi membuat Pemerintah Kota Jambi harus mengeluarkan sejumlah kebijakan. Pemerintah mengambil langkah taktis dan strategis guna melindungi masyarakat yang mulai terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), akibat terpapar kabut asap.

Juru Bicara Pemkot Jambi, Abu Bakar saat dihubungi mengakui kondisi kualitas udara di Kota Jambi makin memburuk akibat kabut asap. "Saat ini, Wali Kota Jambi telah menginstruksikan fasilitas kesehatan milik Pemkot Jambi untuk siaga melayani masyarakat yang terpapar asap dan membutuhkan penanganan medis ataupun sekadar recovery," ujarnya, Minggu (22/9/2019).

Diakuinya, puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kota Jambi saat ini telah menyediakan instalasi gawat darurat dan ruang recovery, yakni dilengkapi oksigen, nebulizer, obat-obatan, serta ambulans yang siaga 24 jam, khusus bagi penderita ISPA dan masyarakat yang terpapar asap.

Seluruh puskesmas tersebut, ujarnya, dapat melayani warga yang terdampak asap mulai dari Pukul 07.30 pagi hingga Pukul 18.00 sore. Sedangkan untuk RSUD H Abdul Manap dan RSUD H Abdurrahman Sayoeti yang merupakan rumah sakit umum milik Pemkot Jambi, telah disiapkan untuk melayani warga terdampak asap melalui IGD selama 24 jam nonstop.

Foto: Azhari S/Okezone

"Wali Kota Jambi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot dengan semua sumber daya yang ada untuk bergerak cepat dan tanggap dalam mengantisipasi dampak kabut asap di Kota Jambi," tutur Abu.

Selain menyiagakan potensi yang ada di Pemkot, dia juga menjelaskan bahwa Wali Kota Jambi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengurangi timbulnya dampak asap di Kota Jambi. Di antaranya dengan tidak membakar sampah di lingkungan sekitar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membuang sampah sembarangan dan mengurangi aktivitas di luar jika tidak mendesak.

"Kurangi emisi gas buang kendaraan dengan gunakan kendaraan umum dan atau rutin servis berkala kendaraan, diet penggunaan plastik, PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) serta perbanyak minum air dan gunakan masker jika beraktivitas di luar," tukas Abu.

Sebelumnya, Wali Kota Jambi Syarif Fasha telah beberapa kali mengeluarkan maklumat dan kebijakan untuk meliburkan pelajar sekolah dan instruksi kepada kepala sekolah untuk menyiapkan ruang UKS sekolah menjadi recovery room bagi siswa.

Sementara, update kondisi terkini kualitas udara di Kota Jambi pada pukul 15.30 WIB diangka 531 (konsentrasi PM2.5) atau dalam status berbahaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini