nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dianggap Mumpuni Pimpin Golkar, DPD Raja Ampat Nyatakan Dukung Airlangga

Muhamad Rizky, Jurnalis · Sabtu 21 September 2019 02:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 21 337 2107526 dianggap-mumpuni-pimpin-golkar-dpd-raja-ampat-nyatakan-dukung-airlangga-t8FxTEKryY.jpg Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. (Foto : Okezone.com/Harits Tryan Akhmad)

JAKARTA – Kepemimpinan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar jadi alasan DPD di sejumlah daerah untuk memberikan dukungan jelang Munas pada Desember mendatang. DPD II Papua Barat, menyatakan dukungannya kepada Airlangga untuk kembali memimpin Golkar.

“Dari Kabupaten Raja Ampat, khususnya DPD II Raja Ampat dari awal sudah berada di belakang Airlangga Hartarto. Kemungkinan besar juga beberapa teman di Provinsi Papua Barat juga ke Airlangga. Saya pikir Ketua DPD I Papua Barat juga masih solid di beliau,” ucap Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Raja Ampat, Selvi Wanma, dalam keterangannya, Sabtu (21/9/2019).

Namun Selvi mengakui jika ada satu DPD dari 13 DPD II di Papua Barat yang berada di kubu Bambang Soesatyo, adalah hal yang wajar. “Mungkin yang berada di Bamsoet hanya ada beberapa saja. Tapi kalau dari DPD I kami masih tetap solid dukung Airlangga Hartarto,” ucap Selvi.

Salah satu alasan yang membuat Selvi dan pimpinan DPD II di Papua Barat kompak dan solid mendukung Airlangga karena kepemimpinan Menteri Perindustrian itu di Golkar. “Bagi kami di daerah, terutama di Papua Barat, kami menganggap Partai Golkar di pusat sudah ada banyak perubahan,” ucap Selvi.

Golkar Raja Ampat dukung Airlangga. (Ist)

Mereka mengakui tak pernah lagi mengalami tekanan dari pusat untuk kader-kader di daerah. “Golkar sekarang sangat disiplin. Sekarang sudah tidak ada lagi orang yang ‘cabut kuku’ (memaksakan kehendak dengan ancaman ) atau apapun di Golkar yang sekarang ini. Semua berjalan smooth,” kata Selvi.

Apalagi menghadapi Pilkada 2020, Selvi merasakan tidak ada lagi titipan pusat. Ia pun berharap ke depan tradisi yang ditanamkan Airlangga tersebut mudah-mudahan bisa terus dilakukan.

Selvi juga maklum jika di Golkar, menjelang Munas, ada sedikit riak-riak dalam organisasi. “Golkar adalah partai besar, kalau melihat apa yang terjadi atau perkembangan yang ada di tubuh partai sendiri saya kita itu biasa. Itu hanyalah dinamika Golkar jelang munas saja,” kata Selvi.


Baca Juga : Perebutan Kursi Ketum Golkar, SMRC: Jokowi Sebaiknya Netral

Ia berharap agar elite partai di pusat dan para kader senior memberikan keteduhan jelang Munas. “Boleh ada perbedaan, tapi jangan sampai menimbulkan perpecahan. Itu sangat berpengaruh ke DPD II, kalau misalnya ada dua kubu yang berseteru di pusat,” ucapnya.

“Buat saya kalaupun ada perbedaan tetap harus bisa diselesaikan. Boleh satu kopi, satunya teh, tetapi harus tetap satu meja,” kata Selvi.


Baca Juga : Badan Advokasi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Dukung Bamsoet Jadi Ketum

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini