nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu & 28 Ribu Pil Ekstasi

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 20 September 2019 19:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 20 337 2107430 bareskrim-gagalkan-penyelundupan-38-kg-sabu-28-ribu-pil-ekstasi-58Kf3KXP1D.jpg Bareskrim gagalkan 38 kg sabu dan 28 ribu pil ekstasi (Foto: Okezone.com/Rizky)

JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menggagalkan penyelundupan 38 Kg narkotika jenis sabu dan 28 ribu butir pil ekstasi jaringan international sindikat Malaysia dan Sumatera.

Kepala Satgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri AKBP Viktor Siagian mengatakan, untuk menyelundupkan barang haram tersebut para pelaku menggunakan kapal motor yang diangkut dari Malaysia masuk ke Riau.

Viktor menjelaskan, Satgas NIC bersama Bea Cukai, Riau mengamankan sebuah kapal motor Rezeki Baru dan mendapati tiga orang tersangka yakni AS, IS, dan RA di perairan Selat Malaka pada Sabtu 7 September 2019 lalu.

"Setelah dilakukan penggeledahan ternyata di kapal tersebut sudah tidak ada barang bukti sabu dan menurut keterangan para tersangka bahwa sabunya sudah diserahkan kepada seorang yang bernama BR dan RM dengan cara ship to ship di tengah laut," kata Viktor di Bareskrim Polri, Jumat (20/9/2019).

Bareskrim gagalkan 38 kg sabu dan 28 ribu pil ekstasi (Foto: Okezone.com/Rizky)

Kemudian, petugas langsung memburu kapal yang menerima kiriman tersebut dan berhasil menemukan kapal motor tersangka di perairan Selat Malaka, Desa Sungai Daun, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

"Di dalam kapal tersebut ditemukan narkotika jenis sabu sebanyak 23 kilogram dan 28.000 butir narkotika jenis ekstasi," ungkapnya.

Saat dilakukan interogasi kepada para tersangka, ternyata beberapa barang sabu tersebut ada yang sudah disebarkan melalui jalur darat ke Palembang, Sumatera Selatan.

Baca Juga : Pengesahan RKUHP Ditunda, DPR Sempurnakan Pasal Bermasalah

Petugas kemudian melakukan pengejaran dan pada 11 September 2019 dan menangkap tersangka SB dan AW di perumahan Citra Grand City, Palembang dan mendapatkan barang bukti sabu seberat 15 kilogram.

Setelah itu lanjutnya, petugas menangkap tersangka lainnya yakni JN di parkiran RS Pelabuhan Boom Baru. "Setelah dilakukan interogasi tersangka SB mengaku disuruh AC (DPO) untuk mengendalikan penerimaan narkotika dari Malaysia," tukasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini