nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bamsoet Sebut DPR Ditekan Pihak Asing untuk Menghapus Pasal LGBT

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 20 September 2019 19:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 20 337 2107424 bamsoet-sebut-dpr-ditekan-pihak-asing-untuk-menghapus-pasal-lgbt-oGlaOmK1E2.jpg Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet).

JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan pihaknya mendapatkan tekanan dari negara lain untuk menghapus pasal terkait Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) dalam Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ( RKUHP). Namun dia menegaskan DPR akan tetap menolak LGBT.

"Kami banyak mendapat tekanan keras dari pihak-pihak asing dan terutama Eropa, mereka menghendaki pasal yang larang LGBT itu dicabut dan kami menolak," kata Bamsoet di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Tekanan itu menurutnya tak membuat surut semangat untuk mencantumkan pasal terkait LGBT di dalam RKUHP. Apalagi, kata Bamsoet, DPR tak ingin ada sebuah gerakan yang dapat merusak moral dan juga bertentangan dengan ketentuan yang ada dalam agama

"Kami tidak ingin anak-anak bangsa kami meiliki kehidupan yang bertentangan dengan agama," ujar Bamsoet.

Bamsoet.

Sekadar informasi, pasal RUKHP yang berkaitan dengan LBGT diatur dalam Pasal 421 Ayat 1 tentang Pencabulan. Pasal itu secara eksplisit menyebutkan soal perbuatan cabul sesama jenis.

Pasal itu menyebutkan, jika setiap orang yang melakukan perbuatan cabul terhadap orang lain yang berbeda atau sama jenis kelaminnya di depan umum dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak kategori III.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini