nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Evakuasi Orangutan Terjebak Karhutla di Kalimantan Berlangsung Dramatis

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Jum'at 20 September 2019 18:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 20 337 2107390 evakuasi-orangutan-terjebak-karhutla-di-kalimantan-berlangsung-dramatis-R2JTeC7osp.jpg Evakuasi Orangutan yang Terkepung Karhutla di Kalimantan Berlangsung Dramatis (foto: BKSDA/Ist)

KOTAWARINGIN BARAT - Terjebak di dalam kebakaran lahan di kebun milik warga di Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama (Kolam) km 16-16, Kabupaten Kotawraingin Barat (Kobar), Kalteng, seekor orangutan dievakuasi secara dramatis oleh petugas gabungan.

Orangutan jangan tersebut dievakuasi oleh petugas Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun BKSDA Kalteng bersama staf Orangutan Foundation International (OFI) pada Kamis, 19 September 2019 sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca Juga: WALHI: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Dijerat Pidana dan Pencabutan Izin 

Saat dievakuasi, petugas harus melintasi lahan gambut yang di bawahnya sedang terbakar api, sambil memikul kandang evakuasi primata dilindungi tersebut. Ketika dikonfirmasi, Kepala SKW II Pangkalan Bun Dendi Sutiadi mengatakan, keberadaan orangutan jantan dewasa dengan berat badan sekitar 90 kg tersebut sebenarnya sudah dilaporkan pemilik kebun sekitar Agustus 2019.

"Lantaran di sekitar lokasi tersebut dilanda Karhutla, intensitas kemunculan orangutan semakin sering di dekat kebun warga yang tidak terbakar untuk menyelamatkan diri dan mencari makan," jelas Dendi.

Ilustrasi (foto: Okezone) 

Dendi menjelaskan, lantaran di kiri - kanan kebun tumpang sari milik warga tersebut terbakar, orangutan tersebut hanya mondar mandir di kebun milik warga.

"Pasca menerima laporan, kami meminta mereka memantau pergerakannya dari kejauhan, sambil menunggu kedatangan petugas evakuasi," jelas Dendi.

"Primata itu diketahui sedang berada dibekas lahan yang terbakar, sekira 500 meter dari Jalan Pangkalan Bun - Kolam,” imbuhnya.

Agar orangutan tersebut bisa dievakuasi, petugas kemudian menembakkan peluru bius. Setelah obat bius bereaksi barulah petugas memasukkannya kedalam kandang evakuasi. Dia menjelaskan, petugas terpaksa harus menempuh resiko melintasi lahan gambut yang bagian bawahnya terbakar dalam proses evakuasi.

Baca Juga: Soal Pencopotan Personel karena Karhutla, Polri Mengaku Masih Evaluasi 

"Meski sempat beberapa kali terperosok di gambut, syukurlah petugas dan orangutan berhasil selamat tiba dipinggir jalan," jelas Dendi.

Dendi menjelaskan, saat ini orangutan tersebut menjalani observasi dan perawatan di Orangutan Care Center Quarantine (OCCQ) milik OFI yang berada di Desa Pasir Panjang.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini