nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pencarian Pesawat Twin Otter Akan Fokus ke Lembah di Ilaga

Saldi Hermanto, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 22:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 19 337 2107038 pencarian-pesawat-twin-otter-akan-fokus-ke-lembah-di-ilaga-Ii8NbCYz6d.jpg Pencarian pesawat Twin Otter (Foto: Saldi Hermanto)

TIMIKA - Proses pencarian terhadap pesawat Twin Otter PK-CDC milik PT Carpediem Aviasi Mandiri yang hilang kontak di wilayah Kabupaten Puncak, Papua belum membuahkan hasil, Kamis (19/9/2019). Meski upaya pencarian hari ini dilakukan sebanyak lima kali trip menggunakan armada pesawat perintis dan helikopter TNI.

Setelah dilakukan evaluasi terhadap proses pencarian di hari kedua ini, selanjutnya, besok, Jumat 20 September 2019, proses pencarian akan difokuskan pada lokasi terakhir pesawat mengalami lost contact, yakni di titik 37,5 notical mile (Nm) atau berjarak 15 mil dari Ilaga, Kabupaten Puncak dan 43 mil dari Kabupaten Mimika.

“Kita evaluasi mendekati perkiraan, yang mendekati akurat. Yaitu di titik pada saat reporting terakhir di menit 01.59 UTC, yaitu di titik 37,5 notical mile pada radial atau arah 056 derajat,” kata Komandan Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Letkol Pnb Sugeng Sugiharto di Timika, Kabupaten Mimika.

Baca Juga: Pesawat Twin Otter yang Hilang Kontak di Papua Diduga Mendarat Darurat 

Pencarian pesawat Twin Otter

Pada titik 37,5 Nm tersebut, pesawat dinyatakan hilang kontak, namun 2 menit selanjutnya pihak pabrikan pesawat Twin Otter yang bertempat di Kanada sempat menerima sinyal, namun setelah itu menghilang.

"Jadi, posisi yang diberikan oleh pabrikan adalah posisi pada saat reporting dari sky track terakhir, jam menit 01.59 UTC," katanya.

"Kita memprediksikan bahwa, posisinya berada di tebing 14.200 (feet). Sehingga pencarian selanjutnya nanti kita akan fokus ke lembah di bawah tebing tersebut (mencari) berupa serpihan-serpihan," katanya.

Pencarian besok masih menggunakan armada yang sama, termasuk akan ada penambahan armada berupa pesawat CN-235 yang dilengkapi kamera pemantau dan dikerahkan Mabes Angkatan Udara atas perintah Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Baca Juga: Tim SAR Lanjutkan Pencarian Pesawat Twin Otter yang Hilang Kontak di Papua

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini