Share

Hari Santri 2019, Menag Usung Tema 'Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia'

Achmad Fardiansyah , Okezone · Kamis 19 September 2019 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 19 337 2107007 hari-santri-2019-menag-usung-tema-santri-indonesia-untuk-perdamaian-dunia-gb57QKYB0b.jpg Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar rangkaian acara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) pada 22 Oktober 2019. Tema yang diusung adalah 'Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia'.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan peringatan HSN merupakan bentuk bukti keberadaan negara di sisi entitas yang selama ini mengambil bagian penting dalam keberagamaan, ke-Indonesia-an, dan kebhinnekaan.

“Santri dan pesantren telah menjadi bagian sejarah kemerdekaan bangsa dan memiliki kontribusi besar dalam menjaga persatuan,” katanya di Kemenag RI, Jalan MH Thamrin, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2019).

Baca Juga: Kiai Ma'ruf: Santri Milenial Jangan Tunduk Pada Pandangan 'Indonesia Akan Bubar' 

Lukman menuturkan, dalam ancaman disintegrasi yang salah satunya mengambil sentimen agama, santri tetap mendukung bahkan memasang badan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tidak hanya itu, dalam konteks isu global, pondok pesantren memiliki posisi cukup signifikan dalam percaturan wacana perdamaian dunia. Ia berhasil menjadi role model pendidikan Islam yang mampu menjadi “laboratorium perdamaian”.

"Di pesantren, santri-santri dikader dengan keilmuan yang mendalam dan dibekali dengan karakter humanis, inklusif, toleran, dan moderat. Dalam perkembangannya para santri siap berperan sebagai duta-duta perdamaian di tengah dinamika yang sering mendapat ujian perpecahan, konflik, bahkan peperangan," katanya.

Ilustrasi 

Lukman menyinggung dalam tema perdamaian merupakan salah satu respons atas terpilihnya Indonesia sebagai salah satu anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2019-2020 bersama empat negara lainnya yakni, Jerman, Republik Dominika, Belgia, dan Afrika Selatan.

"Umat Islam Indonesia adalah populasi muslim terbesar di dunia yang salah satunya direpresentasikan oleh kaum santri. Entitas ini memiliki andil besar dan terus berperan aktif dalam menyokong cita-cita perdamaian global yang tidak menghendaki adanya diskriminasi, ketidakadilan, terorisme, invasi, kolonialisme, dan lain-lain," katanya.

Baca Juga: Peringati Hari Santri, MUI: Pemerintah Harus Beri Perhatian Khusus ke Pesantren 

Untuk diketahui, Peringatan HSN 2019 diinisiasi oleh Kemenag bekerjasama Kementerian Luar Negeri. Penetapan HSN jatuh pada 22 Oktober ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015.

Tanggal 22 Oktober adalah tonggak sejarah perjuangan santri melawan penjajah Belanda yang kemudian bergulir sebagai pertempuran hari pahlawan Surabaya. Perlawanan terbesar sepanjang sejarah perjuangan Indonesia ini bermula fatwa “Resolusi Jihad” yang difatwakan KH. Hasyim Asyari pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jatim, pada 22 Oktober 1945.

Pada acara ini akan ditampilkan Orkestra Perdamaian, yang bertema "Seribu Cahaya Santri untuk Perdamaian Dunia". Ini adalah pergelaran musikal yang menampilkan Orkestra Santri, Husein 'Idol' Alattas, Neng Nada, Ihsan Lathief AIS Nusantara, Digo dan Toto Tewel Balad Santri, Putri Diana, perform Santri Aytam Asshiddiqiyah Jakarta, Santri Tuna Netra Raudlatul Makfufin Banten, dan Santri Ummul Quro Al Islami Bogor.

Selain dihadiri para pejabat kementerian, pimpinan pondok pesantren di Jabodetabek, ormas Islam, OKP, dihadiri pula sekitar 50 Duta Besar Negara untuk Indonesia. Adapun rangkaian acara yang akan terlaksana pada tahun ini, yakni Santri Millennial Competitions.

Kemudian, ada Kopdar Akbar Santrinet Nusantara, Muktamar Pemikiran Santri Nusantara 28-30 September, Malam Kebudayaan Pesantren pada 28 September, Roan Akbar pada 6 Oktober, Parade Santri Cinta Damai pada 13 Oktober, Malam Puncak Santriversary 21 Oktober, dan Upacara Bendera saat Hari Santri pada 22 Oktober 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini