nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Habil Marati Didakwa Kuasai Senjata Api Ilegal Bersama Kivlan Zen Cs

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 19 September 2019 19:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 19 337 2106954 habil-marati-didakwa-kuasai-senjata-api-ilegal-bersama-kivlan-zen-cs-qvSnDjn5If.jpg Habil Marati (Okezone)

JAKARTA - Pengusaha juga politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Habil Marati didakwa menguasai empat senjata api dan 117 peluru tajam secara tidak sah bersama-sama dengan mantan Kepala Staf Kostrad Kivlan Zen.

Dakwaan itu disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang perdana diikuti terdakwa Habil Marati atas kasus kepemilikan senjata api ilegal di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Jalan Bungur, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2019).

“Bahwa perbuatan terdakwa bersama saksi Kivlan Zen, saksi Helmi Kurniawan, saksi Tajudin, saksi Azwarmi, saksi Irfansyah, saksi Adnil yang telah menguasai senjata api tersebut tanpa dilengkapi dengan surat-surat resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang,” ujar JPU Ahmad Patoni saat membacakan dakwaan.Ilustrasi

Ilustrasi

Habil Marati didakwa dalam dua dakwaan. Pertama didakwa melanggar Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Nomor 12/drt/1951 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Kedua Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 56 ayat 1 KUHP.

Baca juga: Kivlan Zen Didakwa Kuasai 4 Senpi dan 117 Peluru Ilegal

JPU mendakwa Habil Marati juga sebagai penyandang dana pembelian senjata ilegal.

Habil Marati juga sering memberikan sumbangan dana saat rutin mengikuti diskusi kebangsaan yang diselenggarakan Gerakan Musyawarah Bangsa Indonesia (GMBI) yang dihadiri tokoh-tokoh militer, salah satunya Kivlan Zen.

Dari situ, Habil Merati dan Kivlan Zen semakin akrab. Kivlan Zen kemudian meminta Habil Marati untuk membantu dana opeasional pembelian senjata api.

Habil Marati, menurut JPU, telah memberikan uang sebanyak dua kali kepada Kivlan Zen untuk biaya operasianal pembelian senjata ilegal.

Pertama menyerahkan 15.000 dolar Singapura atau Rp151.500.000 kepada Kivlan Zen.

Kedua memberikan uang kepada Helmi sebanyak Rp50 juta untuk bantuan uang operasional pembelian senjata api.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini