nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imam Nahrawi Dicegah Bepergian ke Luar Negeri

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 18:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 19 337 2106939 imam-nahrawi-dicegah-bepergian-ke-luar-negeri-JxajSZtiqA.jpg Menpora Imam Nahrawi (Okezone.com/Heru)

JAKARTA – Imigrasi mencegah Imam Nahrawi bepergian ke luar negeri berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Imam Nahrawi yang baru mundur dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sudah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka suap penyaluran dana hibah KONI.

Kasubbag Humas Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM, Sam Fernando mengatakan pihaknya telah menerima surat permintaan ‎pencegahan Imam Nahrawi ke luar negeri dari KPK pada 23 Agustus 2019.

"Surat diserahkan (KPK) pada 23 Agustus lalu," kata Sam Fernando saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (19/9/2019).KPK

Imam Nahrawi dicegah untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan untuk memudahkan pengusutan kasus suap dana hibah KONI yang diberikan melalui Kemenpora. Dia diduga terlibat.

Baca juga: KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi sebagai Tersangka

KPK mengumumkan Imam Nahrawi sebagai tersangka, pada Rabu 18 September kemarin.

Imam Nahrawi diduga menerima suap dan gratifikasi sejumlah Rp26,5 miliar terkait penyaluran dana hibah ke KONI. Uang tersebut disinyalir diterima Nahrawi dalam dua kali tahapan.

Pertama pada medio 2014-2018 melalui Asisten Pribadinya, Miftahul Ulum senilai Rp14,7 miliar dan kedua pada kisaran 2016-2018 sejumlah Rp11,8 miliar.

KPK juga sudah menetapkan Miftahul Ulum sebagai tersangka.

Pasca-jadi tersangka, Imam Nahrawi pagi tadi menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, menyerahkan surat pengunduran diri dari Menpora.

Siang tadi, Imam Nahrawi menyambangi Kantor Kemenpora dan mengumumkan secara resmi pengunduran dirinya, sekaligus berpamitan kepada pegawai dan pejabat kementerian tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini