nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK soal Imam Nahrawi Tersangka: Tidak Ada Motif Politik

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 17:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 19 337 2106917 kpk-soal-imam-nahrawi-tersangka-tidak-ada-motif-politik-HwAGHCZ3zF.jpg Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyangkal isu ada unsur politis dalam penetapan tersangka Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif mengatakan, tudingan tersebut tidak berdasar.

Jika bermaksud untuk politis, kata Syarif, maka bisa saja KPK menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka ketika sedang ramai isu revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Baca juga: KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Tersangka

‎"Itu tidak ada motif politik sama sekali, kalau mau motif politik mungkin diumumkan sejak ribut-ribut kemarin, enggak ada," kata Syarif di sela diskusi di Kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2019).Imam Nahrawi

Imam Nahrawi (Okezone.com/Heru)

Sebelumnya, Imam Nahrawi berharap penetapan tersangka terhadap dirinya bukan karena ada sesuatu yang bersifat politis. Hal itu diungkapkan Nahrawi setelah KPK mengumumkan dirinya sebagai tersangka kasus suap pengembangan dana hibah dari pemerintah untuk KONI lewat Kemenpora.

Baca juga: Imam Nahrawi Menteri Kedua Jokowi Jadi Tersangka KPK Setelah Idrus Marham

‎KPK juga mengklarifikasi soal penetapan tersangka terhadap Imam Nahrawi yang terkesan terburu-buru dan tanpa pemberitahuan.

Syarif menegaskan, KPK telah mengirimkan surat pemberitahuan tersangka kepada Imam Nahwari jauh hari sebelum diumumkan ke publik melalui konferensi pers, Rabu 18 September kemarin.

"Saya juga ingin mengklarifikasi dari pernyataan Menpora bahwa dia baru mengetahui kemarin, saya pikir itu salah karena kita sudah kirimkan kan kalau kita menetapkan status tersangka seseorang itu ada kewajiban dari KPK untuk menyampaikan surat kepada beliau dan beliau sudah menerimanya beberapa minggu lalu," ucapnya.

Pasca-ditetapkan sebagai tersangka, Imam Nahrawi langsung menghadap Presiden Jokowi menyampaikan permohonan pengunduran diri dari Menpora.

Siang tadi, Imam Nahrawi menyambangi Kantor Kemenpora di Senayan, Jakarta untuk berpamitan ke pegawai dan pejabat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini